Suryawan, Ketut (2026) IMPLEMENTASI PASAL 287 AYAT (5) UNDANG-UNDANG NOMOR. 22 TAHUN 2009 TENTANG LLAJ TERHADAP FENOMENA KEBUT-KEBUTAN SEPEDA MOTOR (SPEEDING) DI WILAYAH HUKUM POLRES BULELENG". Undergraduate thesis, Universitas Pendidikan Ganesha.
|
Text (COVER)
2214101027-COVER.pdf Download (286kB) |
|
|
Text (ABSTRAK)
2214101027-ABSTRAK.pdf Download (87kB) |
|
|
Text (BAB 1 PENDAHULUAN)
2214101027-BAB 1 PENDAHULUAN.pdf Download (285kB) |
|
|
Text (BAB 2 KAJIAN TEORI)
2214101027-BAB 2 KAJIAN TEORI.pdf Restricted to Repository staff only Download (187kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB 3 METODOLOGI PENELITIAN)
2214101027-BAB 3 METODOLOGI PENELITIAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (161kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB 4 HASIL DAN PEMBAHASAN)
2214101027-BAB 4 HASIL DAN PEMBAHASAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (599kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB 5 PENUTUP)
2214101027-BAB 5 PENUTUP.pdf Restricted to Repository staff only Download (200kB) | Request a copy |
|
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
2214101027-DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (224kB) |
|
|
Text (LAMPIRAN)
2214101027-LAMPIRAN.pdf Download (557kB) |
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk meneliti (1) menganalisis implementasi penerapan Pasal 287 ayat (5) Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan dalam menangani fenomena speeding sepeda motor di wilayah hukum Kepolisian Buleleng. (2) mengidentifikasi kendala yang dihadapi kepolisian dalam menerapkan pasal ini pada kasus-kasus speeding yang terjadi di wilayah hukum yang sama. Penelitian ini menggunakan metode hukum empiris yang berfokus pada kesenjangan antara hukum (das sollen) dan (das sein). Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dengan personel Unit Lalu Lintas Kepolisian Buleleng, pelaku ngebut, dan observasi lapangan langsung dari September 2025 hingga Maret 2026, didukung oleh studi dokumen data tilang dan laporan kepolisian. Hasil penelitian menunjukkan dua poin utama. (1) penerapan Pasal 287 ayat (5) di wilayah hukum Polres Buleleng saat ini belum berjalan secara efektif. Hal ini terindikasi dari frekuensi pelanggaran yang tetap tinggi serta belum terjadinya perubahan perilaku berkendara masyarakat secara signifikan, di mana penegakan hukum masih bersifat represif-insidentil dan belum mampu menciptakan efek jera yang menyeluruh. (2) terdapat kendala kompleks dalam implementasi aturan tersebut yang meliputi faktor internal dan eksternal. Kendala internal mencakup defisit jumlah personel patroli operasional serta minimnya dukungan teknologi pengawasan seperti alat ukur kecepatan (speed gun). Sementara itu, kendala eksternal meliputi rendahnya kesadaran hukum, adanya pola adaptasi digital para pelaku untuk menghindari razia, serta faktor psikologis remaja yang menormalisasi aksi speeding sebagai ajang pembuktian eksistensi. Penelitian ini merekomendasikan adanya penguatan sarana prasarana teknologi dan kolaborasi lintas sektoral untuk mengoptimalkan penegakan hukum lalu lintas. Kata Kunci: Implementasi Hukum; Kebut-kebutan (Speeding); Pasal 287 Ayat (5) UU LLAJ; Polres Buleleng.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Hukum, LLAJ, Hukum Pidana |
| Subjects: | K Law > K Law (General) |
| Divisions: | Fakultas Hukum dan Ilmu Sosial > Jurusan Hukum dan Kewarganegaraan > Program Studi Ilmu Hukum (S1) |
| Depositing User: | Ketut Suryawan |
| Date Deposited: | 04 Aug 2026 08:25 |
| Last Modified: | 04 Aug 2026 08:25 |
| URI: | http://repo.undiksha.ac.id/id/eprint/32033 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
