ANALISIS SPASIAL KERAWANAN LONGSOR BERBASIS SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS (SIG) DI KECAMATAN SAWAN KABUPATEN BULELENG

Atmaja, Putu Ryan Wira (2026) ANALISIS SPASIAL KERAWANAN LONGSOR BERBASIS SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS (SIG) DI KECAMATAN SAWAN KABUPATEN BULELENG. Undergraduate thesis, UNIVERSITAS PENDIDIKAN GANESHA.

[img] Text (COVER)
2254011007-COVER.pdf

Download (17MB)
[img] Text (ABSTRAK)
2254011007-ABSTRAK.pdf

Download (17MB)
[img] Text (BAB 1 PENDAHULUAN)
2254011007-BAB 1 PENDAHULUAN.pdf

Download (17MB)
[img] Text (BAB 2 KAJIAN TEORI)
2254011007-BAB 2 KAJIAN TEORI.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (17MB) | Request a copy
[img] Text (BAB 3 METODOLOGI PENELITIAN)
2254011007-BAB 3 METODELOGI PENELITIAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (17MB) | Request a copy
[img] Text (BAB 4 HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN)
2254011007-BAB 4 HASIL DAN PEMBAHASAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (17MB) | Request a copy
[img] Text (BAB 5 PENUTUP)
2254011007-BAB 5 PENUTUP.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (17MB) | Request a copy
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
2254011007-DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (17MB)
[img] Text (LAMPIRAN)
2254011007-LAMPIRAN.pdf

Download (17MB)

Abstract

Kecamatan Sawan, Kabupaten Buleleng merupakan salah satu wilayah yang memiliki potensi bencana tanah longsor. Kondisi tersebut berkaitan dengan karakteristik wilayah yang didominasi oleh daerah perbukitan, tingginya curah hujan, serta adanya perubahan dalam pemanfaatan lahan. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk (1) mengetahui karakteristik parameter yang memengaruhi tingkat kerawanan tanah longsor di Kecamatan Sawan, Kabupaten Buleleng dan (2) menentukan tingkat kerawanan longsor melalui pemodelan spasial menggunakan Sistem Informasi Geografis (SIG). Penelitian ini menerapkan pendekatan kuantitatif dengan teknik analisis spasial berbasis SIG melalui metode weighted overlay. Pemodelan kerawanan menggunakan lima parameter, yaitu curah hujan, kemiringan lereng, penggunaan lahan, jenis tanah, dan elevasi. Model yang diperoleh selanjutnya dilakukan pengujian melalui validasi lapangan dengan 30 titik sampel yang ditentukan menggunakan teknik Proportionate Stratified Random Sampling. Berdasarkan hasil analisis, karakteristik wilayah Kecamatan Sawan menunjukkan adanya dominasi lereng curam, curah hujan tinggi, serta penggunaan lahan berupa perkebunan dan tegalan. Selain itu, beberapa jenis tanah memiliki karakteristik yang relatif mudah mengalami kejenuhan air sehingga turut meningkatkan potensi terjadinya longsor. Hasil pemetaan menghasilkan empat kategori tingkat kerawanan, yaitu kelas rendah dengan luas 14,40 ha, kelas sedang seluas 4.055,12 ha, kelas tinggi seluas 5.012,57 ha, dan kelas sangat tinggi seluas 11,12 ha. Validasi terhadap hasil pemodelan menunjukkan tingkat ketepatan yang sangat baik. Dengan demikian, hasil pemetaan kerawanan longsor tersebut dapat digunakan sebagai informasi pendukung dalam penyusunan strategi mitigasi bencana serta perencanaan dan pengelolaan tata ruang di Kecamatan Sawan.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Kerawanan Longsor, Sistem Informasi Geografis (SIG), Weighted Overlay, Analisis Spasial, Kecamatan Sawan.
Subjects: L Education > L Education (General)
Divisions: Fakultas Hukum dan Ilmu Sosial > Jurusan Geografi > Program Studi Rekayasa Penginderaan Jauh (D4)
Depositing User: PUTU RYAN WIRA ATMAJA
Date Deposited: 12 Aug 2026 04:10
Last Modified: 12 Aug 2026 04:10
URI: http://repo.undiksha.ac.id/id/eprint/32554

Actions (login required)

View Item View Item