Gunawan, Putu Fedri Arya (2026) DISTRIBUSI SPASIAL DESTINASI WISATA DESA BALI AGA KECAMATAN BANJAR BULELENG. Undergraduate thesis, UNIVERSITAS PENDIDIKAN GANESHA.
|
Text (COVER)
2254013011-COVER.pdf Download (9MB) |
|
|
Text (ABSTRAK)
2254013011-ABSTRAK.pdf Download (386kB) |
|
|
Text (BAB 1 PENDAHULUAN)
2254013011-BAB 1 PENDAHULUAN.pdf Download (389kB) |
|
|
Text (BAB 2 KAJIAN TEORI)
2254013011-BAB 2 KAJIAN TEORI.pdf Restricted to Repository staff only Download (436kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB 3 METODOLOGI PENELITIAN)
2254013011-BAB 3 METODELOGI PENELITIAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (459kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB 4 HASIL DAN PEMBAHASAN)
2254013011-BAB 4 HASIL DAN PEMBAHASAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (648kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB 5 PENUTUP)
2254013011-BAB 5 PENUTUP.pdf Restricted to Repository staff only Download (245kB) | Request a copy |
|
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
2254013011-DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (307kB) |
|
|
Text (LAMPIRAN)
2254013011-LAMPIRAN.pdf Download (529kB) |
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis distribusi spasial destinasi wisata di kawasan Desa Bali Aga (SCTPB) yang terdiri dari Desa Sidetapa, Cempaga, Tigawasa, Pedawa, dan Banyuseri di Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada pentingnya pemahaman pola persebaran destinasi wisata dalam mendukung pengembangan kawasan wisata berbasis desa adat yang berkelanjutan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dengan analisis spasial menggunakan Sistem Informasi Geografis (SIG) dan Nearest Neighbor Analysis (NNA) untuk mengidentifikasi pola distribusi destinasi wisata. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 17 titik destinasi wisata yang tersebar pada lima desa, yaitu 4 titik di Desa Sidetapa, 5 titik di Desa Cempaga, 3 titik di Desa Tigawasa, 3 titik di Desa Pedawa, dan 2 titik di Desa Banyuseri. Hasil analisis Nearest Neighbor Analysis menunjukkan bahwa pola distribusi destinasi wisata di kawasan SCTPB tidak seragam, melainkan didominasi oleh pola mengelompok (clustered) serta kecenderungan linear pada beberapa wilayah tertentu. Pola ini dipengaruhi oleh faktor aksesibilitas, kedekatan dengan permukiman tradisional, serta konsentrasi aktivitas budaya masyarakat. Temuan tersebut juga menunjukkan bahwa pengembangan pariwisata perlu diarahkan melalui pemerataan akses, penguatan konektivitas antarobjek, pelestarian nilai budaya, serta peningkatan keterlibatan masyarakat lokal. Informasi spasial yang dihasilkan dapat dimanfaatkan oleh pemerintah desa dan pemangku kepentingan untuk menentukan prioritas pengembangan, menyusun jalur wisata terpadu terintegrasi, dan mengurangi ketimpangan antarwilayah. Secara keseluruhan, dapat disimpulkan bahwa distribusi spasial destinasi wisata di kawasan SCTPB dipengaruhi oleh interaksi antara faktor fisik, sosial, dan budaya. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar dalam perencanaan dan pengembangan destinasi wisata berbasis spasial di kawasan desa adat Bali Aga.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Distribusi Spasial, Destinasi Wisata, NNA, SIG, Desa Bali Aga. |
| Subjects: | L Education > L Education (General) |
| Divisions: | Fakultas Hukum dan Ilmu Sosial > Jurusan Geografi > Program Studi Rekayasa Penginderaan Jauh (D4) |
| Depositing User: | Putu Fedri Arya Gunawan |
| Date Deposited: | 12 Aug 2026 04:23 |
| Last Modified: | 12 Aug 2026 04:23 |
| URI: | http://repo.undiksha.ac.id/id/eprint/32578 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
