Maharani, Erna Yulia (2026) ASUHAN KEBIDANAN KOMPREHENSIF PADA PEREMPUAN “KR” DI TPMB “NY” WILAYAH KERJA PUSKESMAS BANJAR 1 KABUPATEN BULELENG TAHUN 2026. Diploma thesis, Universitas Pendidikan Ganesha.
|
Text (COVER)
2306091019-COVER.pdf Download (430kB) |
|
|
Text (ABSTRAK)
2306091019-ABSTRAK.pdf Download (7MB) |
|
|
Text (BAB 1 PENDAHULUAN)
2306091019-BAB 1 PENDAHULUAN.pdf Download (7MB) |
|
|
Text (BAB 2 KAJIAN TEORI)
2306091019-BAB 2 KAJIAN TEORI.pdf Restricted to Repository staff only Download (7MB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB 3 METODELOGI PENELITIAN)
2306091019-BAB 3 METODELOGI PENELITIAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (7MB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB 4 HASIL DAN PEMBAHASAN)
2306091019-BAB 4 HASIL DAN PEMBAHASAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (7MB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB 5 PENUTUP)
2306091019-BAB 5 PENUTUP.pdf Restricted to Repository staff only Download (7MB) | Request a copy |
|
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
2306091019-DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (7MB) |
|
|
Text (LAMPIRAN)
2306091019-LAMPIRAN.pdf Download (7MB) |
Abstract
Kehamilan trimester I sering menimbulkan ketidaknyamanan fisik, salah satunya nyeri simfisis atau Symphysis Pubis Dysfunction (SPD), yang dapat mengganggu mobilitas serta aktivitas sehari-hari ibu hamil. Kondisi ini terjadi akibat perubahan hormonal, pembesaran uterus, serta peningkatan tekanan pada area panggul selama kehamilan. Oleh karena itu, diperlukan asuhan kebidanan komprehensif dan berkesinambungan melalui pendekatan Continuity of Care (COC) untuk membantu mengurangi keluhan ibu serta memantau kondisi ibu dan bayi sejak masa kehamilan hingga nifas. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan studi kasus pada perempuan <KR= G1P0A0 usia kehamilan g36 minggu di TPMB <NY= Wilayah Kerja Puskesmas Banjar 1 Kabupaten Buleleng Tahun 2026. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, dokumentasi, dan pendokumentasian SOAP. Hasil asuhan menunjukkan bahwa pada kunjungan antenatal ibu mengalami nyeri simfisis dengan intensitas sedang yang mengganggu aktivitas sehari-hari. Penatalaksanaan dilakukan melalui edukasi, konseling, yoga kehamilan, serta anjuran mengurangi aktivitas berat. Persalinan berlangsung secara sectio caesarea atas indikasi postdate tanpa komplikasi. Ditemukan kesenjangan berupa kenaikan berat badan ibu melebihi rekomendasi berdasarkan IMT, yaitu 15 kg pada kategori overweight, serta tidak dilakukan penimbangan berat badan bayi pada kunjungan neonatal sehingga pemantauan pertumbuhan belum optimal. Pada masa nifas dan neonatus tidak ditemukan tanda bahaya maupun komplikasi. Pembahasan menunjukkan bahwa pemberian asuhan kebidanan komprehensif dan intervensi nonfarmakologis secara berkelanjutan mampu mengurangi keluhan nyeri simfisis ibu. Namun, masih terdapat kesenjangan antara teori dan praktik sehingga diperlukan peningkatan kualitas pelayanan sesuai standar asuhan kebidanan untuk mengoptimalkan kesehatan ibu dan bayi. Kata Kunci: Nyeri simfisis, asuhan kebidanan komprehensif, yoga exercise.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Nyeri simfisis, asuhan kebidanan komprehensif, yoga exercise. |
| Subjects: | L Education > L Education (General) R Medicine > R Medicine (General) R Medicine > RG Gynecology and obstetrics |
| Divisions: | Fakultas Kedokteran > Program Studi Kebidanan (D3) |
| Depositing User: | Erna Yulia Maharani |
| Date Deposited: | 13 Aug 2026 23:51 |
| Last Modified: | 13 Aug 2026 23:51 |
| URI: | http://repo.undiksha.ac.id/id/eprint/32661 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
