An Analysis of Indonesian-English Code-Switching in Nessie Judge YouTube Videos

Anjaswari, Ni Komang Putri Nadia (2026) An Analysis of Indonesian-English Code-Switching in Nessie Judge YouTube Videos. Undergraduate thesis, Universitas Pendidikan Ganesha.

[img] Text (COVER)
2112021222-COVER.pdf

Download (38MB)
[img] Text (ABSTRAK)
2112021222-ABSTRAK.pdf

Download (536kB)
[img] Text (BAB 1 PENDAHULUAN)
2112021222-BAB 1 PENDAHULUAN.pdf

Download (1MB)
[img] Text (BAB 2 KAJIAN TEORI)
2112021222-BAB 2 KAJIAN TEORI.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (4MB) | Request a copy
[img] Text (BAB 3 METODELOGI PENELITIAN)
2112021222-BAB 3 METODELOGI PENELITIAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB) | Request a copy
[img] Text (BAB 4 HASIL DAN PEMBAHASAN)
2112021222-BAB 4 HASIL DAN PEMBAHASAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (714kB) | Request a copy
[img] Text (BAB 5 PENUTUP)
2112021222-BAB 5 PENUTUP.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (405kB) | Request a copy
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
2112021222-DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (337kB)
[img] Text (LAMPIRAN)
2112021222-LAMPIRAN.pdf

Download (424kB)

Abstract

Penelitian ini mengkaji fenomena alih kode (code-switching) antarabahasa Indonesia dan bahasa Inggris dalam narasi monolog terencana yang membahas isu-isu sosial ekstrem di media digital. Studi ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis-jenis alih kode serta menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi penggunaannya dalam tiga video terpilih dari segmen YouTube "#HISTORYTELLING" karya Nessie Judge yang membahas topik sekte dan manipulasi psikologis. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dan desain analisis konten, data dikumpulkan melalui teknik observasi non-partisipan dan transkripsi. Data dianalisis menggunakan kerangka kendala sintaksis Poplack (1980) untuk menentukan jenis alih kode, serta kombinasi kerangka sosiolinguistik fungsional dari Holmes (2013) dan Wardhaugh (2006) untuk mengidentifikasi faktor-faktor penyebabnya. Hasil penelitian menunjukkan adanya 50 kejadian alih kode, dengan jenis alih kode intra-kalimat (intrasentential) sebagai yang paling dominan (50%), diikuti oleh alih kode antar kalimat (inter-sentential) sebesar 30% dan alih kode tag (tag switching) sebesar 20%. Selain itu, analisis faktor penyebab menunjukkan bahwa fungsi afektif merupakan motif utama (36%), diikuti oleh topik pembahasan (28%), kebutuhan leksikal dan kualifikasi pesan (20%), serta solidaritas interpersonal dan audiens (16%). Studi ini menyimpulkan bahwa penggunaan alih kode intra-kalimat yang intens dalam monolog digital bertema *true-crime* bukanlah tanda ketidakmampuan berbahasa, melainkan manifestasi dari kompetensi bilingual tingkat lanjut dan manuver sintaksis yang adaptif. Fenomena ini berfungsi sebagai alat komunikasi strategis untuk mengungkapkan terminologi sosio-psikologis yang kompleks, memaksimalkan resonansi emosional, dan menegosiasikan solidaritas interpersonal dalam ekosistem linguistik digital yang dinamis.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Alih kode, alih kode intra kalimat, sosiolinguistik, YouTube, Nessie Judge.
Subjects: L Education > L Education (General)
Divisions: Fakultas Bahasa dan Seni > Jurusan Bahasa Asing > Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris (S1)
Depositing User: Ni Komang Putri Nadia Anjaswari
Date Deposited: 15 Oct 2026 07:22
Last Modified: 15 Oct 2026 07:22
URI: http://repo.undiksha.ac.id/id/eprint/32913

Actions (login required)

View Item View Item