THE REPRESENTATION OF LIBERAL FEMINISM IN THE CHARACTERIZATION OF QUEEN JADIS AS THE ANTAGONIST IN C. S. LEWIS’S THE MAGICIAN’S NEPHEW

Ariyani, Luh Tu (2026) THE REPRESENTATION OF LIBERAL FEMINISM IN THE CHARACTERIZATION OF QUEEN JADIS AS THE ANTAGONIST IN C. S. LEWIS’S THE MAGICIAN’S NEPHEW. Undergraduate thesis, Universitas Pendidikan Ganesha.

[img] Text (COVER)
2112021134-COVER.pdf

Download (388kB)
[img] Text (ABSTRAK)
2112021134-ABSTRAK.pdf

Download (210kB)
[img] Text (BAB 1 PENDAHULUAN)
2112021134-BAB 1 PENDAHULUAN.pdf

Download (257kB)
[img] Text (BAB 2 KAJIAN TEORI)
2112021134-BAB 2 KAJIAN TEORI.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (328kB) | Request a copy
[img] Text (BAB 3 METODELOGI PENELITIAN)
2112021134-BAB 3 METODELOGI PENELITIAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (231kB) | Request a copy
[img] Text (BAB 4 HASIL DAN PEMBAHASAN)
2112021134-BAB 4 HASIL DAN PEMBAHASAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB) | Request a copy
[img] Text (BAB 5 PENUTUP)
2112021134-BAB 5 PENUTUP.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (166kB) | Request a copy
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
2112021134-DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (365kB)
[img] Text (LAMPIRAN)
2112021134-LAMPIRAN.pdf

Download (298kB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakterisasi Queen Jadis dalam The Magician’s Nephew karya C. S. Lewis dari perspektif feminisme liberal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dalam pengumpulan data. Penelitian dilakukan dengan mengumpulkan sifat-sifat Queen Jadis dan mengelompokkannya ke dalam sifat maskulin positif, feminin positif, maskulin negatif, dan feminin negatif. Pengumpulan data dilakukan dengan mengumpulkan kutipan-kutipan yang berkaitan dengan karakterisasi Queen Jadis. Selanjutnya, dilakukan kondensasi data serta penyajian data sebelum akhirnya ditarik kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Queen Jadis memiliki enam sifat utama, yaitu cantik, pengecut, kejam, angkuh, kuat, dan otoriter. Sifat cantik memiliki empat sub-sifat, yaitu ciri wajah, tubuh yang proporsional, modis, dan karismatik. Sifat pengecut memiliki dua sub-sifat, yaitu penakut dan bergantung pada orang lain. Sifat kejam memiliki empat sub-sifat, yaitu manipulatif, brutal, tidak berperasaan, dan serakah. Sifat angkuh memiliki tiga sub-sifat, yaitu merasa diri paling penting, meremehkan orang lain, dan sombong. Sifat kuat memiliki dua sub-sifat, yaitu tenang dan kuat secara fisik. Sifat otoriter memiliki tiga sub-sifat, yaitu mengendalikan, mengintimidasi, dan eksploitatif. Penelitian ini juga menunjukkan bahwa sifat maskulin dan feminin negatif lebih dominan dibandingkan sifat maskulin dan feminin positif. Berdasarkan hasil penelitian, Queen Jadis merupakan tokoh bulat, antagonis, dan statis. Ia juga bukan seorang feminis liberal karena nilai-nilai yang dianutnya tidak sejalan dengan prinsip-prinsip feminisme liberal. Ia hanyalah seorang antagonis sejati yang memiliki kekuasaan dan menggunakannya untuk kejahatan. Oleh karena itu, penelitian ini penting untuk memahami bagaimana perempuan direpresentasikan dalam karya sastra. Penelitian selanjutnya diharapkan dapat mengkaji tokoh-tokoh lain dalam seri The Chronicles of Narnia dari perspektif feminisme yang berbeda.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: feminisme liberal, sastra anak, Narnia, feminisme, karakterisasi
Subjects: P Language and Literature > PN Literature (General)
P Language and Literature > PN Literature (General) > PN0080 Criticism
P Language and Literature > PN Literature (General) > PN0441 Literary History
P Language and Literature > PR English literature
Divisions: Fakultas Bahasa dan Seni > Jurusan Bahasa Asing > Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris (S1)
Depositing User: Luh Tu Ariyani
Date Deposited: 15 Jan 2026 06:58
Last Modified: 15 Jan 2026 06:58
URI: http://repo.undiksha.ac.id/id/eprint/27561

Actions (login required)

View Item View Item