HUBUNGAN TINGKAT LITERASI KESEHATAN MENTAL DENGAN SIKAP DIAGNOSIS DIRI GANGGUAN MENTAL PADA REMAJA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS BULELENG II

Gayatri, Galih (2026) HUBUNGAN TINGKAT LITERASI KESEHATAN MENTAL DENGAN SIKAP DIAGNOSIS DIRI GANGGUAN MENTAL PADA REMAJA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS BULELENG II. Undergraduate thesis, Universitas Pendidikan Ganesha.

[img] Text (COVER)
2218021007-COVER.pdf

Download (788kB)
[img] Text (ABSTRAK)
2218021007-ABSTRAK.pdf

Download (216kB)
[img] Text (BAB 1 PENDAHULUAN)
2218021007-BAB 1 PENDAHULUAN.pdf

Download (271kB)
[img] Text (BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA)
2218021007-BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (394kB) | Request a copy
[img] Text (BAB 3 KERANGKA KONSEP DAN HIPOTESIS PENELITIAN)
2218021007-BAB 3 KERANGKA KONSEP DAN HIPOTESIS PENELITIAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (345kB) | Request a copy
[img] Text (BAB 4 METODOLOGI PENELITIAN)
2218021007-BAB 4 METODOLOGI PENELITIAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (597kB) | Request a copy
[img] Text (BAB 5 HASIL DAN PEMBAHASAN)
2218021007-BAB 5 HASIL DAN PEMBAHASAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (342kB) | Request a copy
[img] Text (BAB 6 PENUTUP)
2218021007-BAB 6 PENUTUP.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (194kB) | Request a copy
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
2218021007-DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (278kB)
[img] Text (LAMPIRAN)
2218021007-LAMPIRAN.pdf

Download (3MB)

Abstract

Latar Belakang: Diagnosis diri gangguan mental pada remaja meningkat seiring kemudahan akses terhadap informasi digital dan media sosial. Kondisi ini berisiko menimbulkan kesalahpahaman terhadap masalah kesehatan mental. Literasi kesehatan mental menjadi kemampuan penting dalam mengenali gejala, memahami faktor risiko dan penyebab, memilah informasi, mengakses layanan profesional, serta mendukung sikap pencarian bantuan yang tepat. Tujuan: Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan antara tingkat literasi kesehatan mental dengan sikap diagnosis diri gangguan mental pada remaja di Wilayah Kerja Puskesmas Buleleng II. Metode: Penelitian menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional pada 359 remaja yang dipilih melalui teknik multistage sampling dengan pendekatan proportional stratified sampling dan random. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner Mental Health Literacy Scale (MHLS) dan Self-Identification as Having a Mental Illness Scale (SELF-I) yang telah divalidasi dan diadaptasi ke bahasa Indonesia. Analisis data menggunakan statistik deskriptif dan uji korelasi Spearman. Hasil: Mayoritas responden memiliki tingkat literasi kesehatan mental rendah (86,1%) dan skor diagnosis diri gangguan mental pada tingkat rendah hingga moderat yang menunjukan identifikasi diri positif. Uji korelasi Spearman menunjukkan hubungan negatif yang signifikan antara literasi kesehatan mental dan sikap diagnosis diri gangguan mental (r = −0,106; p = 0,046). Kesimpulan: Semakin tinggi literasi kesehatan mental, semakin rendah kecenderungan remaja melakukan diagnosis diri. Temuan ini diharapkan menjadi dasar bagi Puskesmas, sekolah, dan pemangku kepentingan terkait dalam merancang intervensi promotif dan preventif kesehatan mental remaja.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Literasi Kesehatan Mental, Diagnosis Diri, Gangguan Mental, Remaja.
Subjects: R Medicine > RT Nursing
Divisions: Fakultas Kedokteran > Program Studi Keperawatan (S1)
Depositing User: Galih Gayatri
Date Deposited: 29 Jan 2026 05:45
Last Modified: 29 Jan 2026 05:45
URI: http://repo.undiksha.ac.id/id/eprint/27836

Actions (login required)

View Item View Item