Cahyadin, Hilman (2026) KAJIAN MAKNA DAN ESTETIKA KAIN SESEK SUKU SASAK DESA KEMBANG KERANG KECAMATAN AIKMEL KABUPATEN LOMBOK TIMUR. Undergraduate thesis, Universitas Pendidikan Ganesha.
|
Text (COVER)
2112031012-COVER.pdf Download (14MB) |
|
|
Text (ABSTRAK)
2112031012-ABSTRAK.pdf Download (213kB) |
|
|
Text (BAB 1 PENDAHULUAN)
2112031012-BAB 1 PENDAHULUAN.pdf Download (6MB) |
|
|
Text (BAB 2 KAJIAN TEORI)
2112031012-BAB 2 KAJIAN TEORI.pdf Restricted to Repository staff only Download (6MB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB 3 METODELOGI PENELITIAN)
2112031012-BAB 3 METODELOGI PENELITIAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (6MB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB 4 HASIL DAN PEMBAHASAN)
2112031012-BAB 4 HASIL DAN PEMBAHASAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (6MB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB 5 PENUTUP)
2112031012-BAB 5 PENUTUP.pdf Restricted to Repository staff only Download (6MB) | Request a copy |
|
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
2112031012-DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (6MB) |
|
|
Text (LAMPIRAN)
2112031012-LAMPIRAN.pdf Download (6MB) |
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan mendeskripsikan nama-nama motif serta menganalisis makna estetika yang terkandung pada kain sesek Suku Sasak di Desa Kembang Kerang, Kecamatan Aikmel, Kabupaten Lombok Timur. Kain sesek merupakan warisan budaya yang memiliki nilai intrinsik berupa keindahan visual dan nilai ekstrinsik berupa filosofi hidup masyarakat pendukungnya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan etnografi. Data dikumpulkan melalui observasi langsung, wawancara mendalam dengan informan (penenun, sesepuh, dan tokoh masyarakat), serta dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan teknik analisis domain dan taksonomi untuk membedah struktur makna secara hierarkis dan mendalam. Hasil penelitian mengidentifikasi enam jenis kain sesek utama yang masih dilestarikan di Desa Kembang Kerang, yaitu: Subahnale, Sri Menanti, Sabuk Peraban, Londong Abang Ragi Genap, Pucuk Rebong, dan Bintangan. Kajian estetika menunjukkan bahwa secara intrinsik, keindahan kain terpancar dari harmoni garis geometris, bidang, dan kontras warna yang dihasilkan melalui alat tenun bukan mesin (ATBM). Secara ekstrinsik, setiap nama dan motif merupakan media komunikasi simbolik yang merefleksikan nilai religius (doa dan pujian kepada Tuhan), nilai sosial (gotong royong dan status sosial), serta kearifan lokal (keselarasan dengan alam dan harapan masa depan). Penelitian ini menyimpulkan bahwa kain sesek bukan sekadar benda pakai, melainkan representasi identitas etnik dan "memori budaya" Suku Sasak yang beradaptasi di tengah arus modernisasi.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Kain Sesek, Suku Sasak, Makna Nama, Estetika, Simbol Budaya |
| Subjects: | N Fine Arts > NK Decorative arts Applied arts Decoration and ornament |
| Divisions: | Fakultas Bahasa dan Seni > Jurusan Seni dan Desain > Program Studi Pendidikan Seni Rupa (S1) |
| Depositing User: | HILMAN CAHYADIN |
| Date Deposited: | 04 Feb 2026 10:46 |
| Last Modified: | 04 Feb 2026 10:46 |
| URI: | http://repo.undiksha.ac.id/id/eprint/27941 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
