Lestari, Luh Armita Cahya (2026) DESKRIPSI POSITIVE RELATIONSHIP SISWA INKLUSI PADA PEMBELAJARAN IPA BERDASARKAN DATA DEMOGRAFI DI SD INKLUSI NEGERI 2 BENGKALA. Undergraduate thesis, Universitas Pendidikan Ganesha.
|
Text (COVER)
2111031133-COVER.pdf Download (735kB) |
|
|
Text (ABSTRAK)
2111031133-ABSTRAK.pdf Download (320kB) |
|
|
Text (BAB 1 PENDAHULUAN)
2111031133-BAB 1 PENDAHULUAN.pdf Download (327kB) |
|
|
Text (BAB 2 KAJIAN TEORI)
2111031133-BAB 2 KAJIAN TEORI.pdf Restricted to Repository staff only Download (356kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB 3 METODELOGI PENELITIAN)
2111031133-BAB 3 METODELOGI PENELITIAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (4MB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB 4 HASIL DAN PEMBAHASAN)
2111031133-BAB 4 HASIL DAN PEMBAHASAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (505kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB 5 PENUTUP)
2111031133-BAB 5 PENUTUP.pdf Restricted to Repository staff only Download (312kB) | Request a copy |
|
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
2111031133-DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (285kB) |
|
|
Text (LAMPIRAN)
2111031133-LAMPIRAN.pdf Download (4MB) |
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tingkat positive relationship siswa kolok dan siswa reguler pada pembelajaran IPA di SD Inklusi Negeri 2 Bengkala serta menganalisisnya berdasarkan data demografi, yaitu jenis kelamin dan usia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain penelitian deskriptif. Sampel penelitian terdiri dari 38 siswa, yaitu 8 siswa kolok dan 30 siswa reguler yang dipilih melalui teknik multistage sampling. Data dikumpulkan menggunakan instrumen The PERMA Profiler yang memuat dimensi Positive Emotion, Engagement, Relationship, Meaning, Accomplishment, Negative Emotion, dan Happiness. Analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif untuk memperoleh gambaran tingkat hubungan positif siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat positive relationship siswa secara keseluruhan berada pada kategori rendah hingga normal dengan rata-rata dimensi R sebesar 6,7. Siswa reguler menunjukkan tingkat hubungan positif yang lebih tinggi (skor rata-rata 7,4–7,6) dibandingkan siswa kolok yang berada pada kategori sangat rendah (skor 4,0–4,3). Analisis berdasarkan demografi menunjukkan bahwa baik siswa laki-laki maupun perempuan berada pada kategori rendah hingga normal, dengan nilai tertinggi pada dimensi Meaning dan terendah pada Happiness. Berdasarkan usia, kelompok 6–8 tahun dan 9–12 tahun juga menunjukkan pola yang serupa, dengan Positive Emotion dan Meaning sebagai dimensi tertinggi, sedangkan Happiness tetap menjadi dimensi terendah. Temuan ini menunjukkan bahwa hambatan komunikasi, keterbatasan interaksi, serta minimnya dukungan visual dan kolaboratif dalam pembelajaran turut memengaruhi kualitas hubungan positif siswa, terutama siswa kolok. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar pengembangan strategi pembelajaran yang lebih inklusif dan responsif terhadap kebutuhan semua siswa.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | positive relationship, siswa kolok, pembelajaran IPA, data demografi, sekolah inklusi |
| Subjects: | H Social Sciences > HN Social history and conditions. Social problems. Social reform L Education > L Education (General) L Education > LB Theory and practice of education L Education > LB Theory and practice of education > LB1501 Primary Education L Education > LC Special aspects of education |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Pendidikan > Jurusan Pendidikan Dasar > Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (S1) |
| Depositing User: | Luh Armita Cahya Lestari |
| Date Deposited: | 19 Feb 2026 03:19 |
| Last Modified: | 19 Feb 2026 03:19 |
| URI: | http://repo.undiksha.ac.id/id/eprint/28229 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
