Sukariani, Anom Sri Ayu (2026) PENGARUH PENERAPAN PROJECT BASED LEARNING BERORIENTASI DEEP LEARNING, DAN KEMANDIRIAN BELAJAR TERHADAP KEMAMPUAN BERBICARA DALAM BAHASA INGGRIS SISWA KELAS X DI SMKN 1 DENPASAR. Masters thesis, Universitas Pendidikan Ganesha.
|
Text (COVER)
2429031005-COVER.pdf Download (1MB) |
|
|
Text (ABSTRAK)
2429031005-ABSTRAK.pdf Download (1MB) |
|
|
Text (BAB 1 PENDAHULUAN)
2429031005-BAB 1 PENDAHULUAN.pdf Download (5MB) |
|
|
Text (BAB 2 KAJIAN TEORI)
2429031005-BAB 2 KAJIAN TEORI.pdf Restricted to Repository staff only Download (8MB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB 3 METODELOGI PENELITIAN)
2429031005-BAB 3 METODELOGI PENELITIAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (5MB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB 4 HASIL DAN PEMBAHASAN)
2429031005-BAB 4 HASIL DAN PEMBAHASAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (15MB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB 5 PENUTUP)
2429031005-BAB 5 PENUTUP.pdf Restricted to Repository staff only Download (982kB) | Request a copy |
|
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
2429031005-DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (2MB) |
|
|
Text (LAMPIRAN)
2429031005-LAMPIRAN.pdf Download (8MB) |
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan kemampuan berbicara Bahasa Inggris antara siswa yang dibelajarkan dengan Project Based Learning (PjBL) berorientasi Deep Learning dan pembelajaran konvensional, ditinjau dari kemandirian belajar (tinggi dan rendah), serta interaksi antara kedua variabel tersebut. Jenis penelitian ini termasuk ke dalam jenis penelitian penelitian eksperimen semu (Quasi Experiment). Populasi dalam penelitian adalah siswa kelas X Bidang Keahlian Teknologi Konstruksi dan Bangunan SMK Negeri 1 Denpasar Tahun ajaran 2025/2026 yang berjumlah 180 orang. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 144 orang yang ditentukan dengan Teknik cluster random sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan cara; data kemampuan berbicara bahasa Inggris dikumpulkan dengan metode tes unjuk kerja (performance test) dan kemandirian belajar diperoleh melalui angket/kuesioner. Data dianalisis menggunakan Anava dua jalur. Hasil penelitian menujukkan bahwa: (1) terdapat perbedaan yang signifikan kemampuan berbicara bahasa Inggris antara siswa yang dibelajarkan dengan PjBL berorientasi Deep Learning dan siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional di kelas X SMKN 1 Denpasar, dengan FA hitung sebesar 21,755 dan signifikansi 0,000. (2) Terdapat perbedaan yang signifikan kemampuan berbicara bahasa Inggris antara siswa yang memiliki kemandirian belajar tinggi dengan siswa yang memiliki kemandirian belajar rendah di kelas X SMKN 1 Denpasar, dengan dengan FB hitung sebesar 23,412 dan signifikansi 0,000. (3) Ada interaksi antara penerapan PjBL berorientasi Deep Learning kemandirian belajar terhadap kemampuan berbicara Bahasa Inggris siswa kelas X SMKN 1 Denpasar, dengan Fab hitung sebesar 188,546 dan signifikansi 0,000. (4) Tidak terdapat perbedaan yang signifikan kemampuan berbicara bahasa Inggris siswa kelas X SMKN 1 Denpasar antara siswa yang dibelajarkan dengan PJBL berorientasi Deep Learning dengan siswa yang memiliki kemandirian belajar tinggi, dengan Q hitung (0,12) < Q tabel (2,86). (5) Terdapat perbedaan yang signifikan kemampuan berbicara bahasa Inggris siswa kelas X SMKN 1 Denpasar antara siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional dengan siswa yang memiliki kemandirian belajar tinggi, dengan Q (6,72) > Q tabel (2,86). (6) Terdapat perbedaan yang signifikan kemampuan berbicara bahasa Inggris siswa kelas X SMKN 1 Denpasar antara siswa yang dibelajarkan dengan PJBL berorientasi Deep Learning dengan siswa yang memiliki kemandirian belajar rendah, dengan Q hitung (6,72) > Q tabel (2,86). (7) Tidak terdapat perbedaan yang signifikan kemampuan berbicara bahasa Inggris siswa kelas X SMKN 1 Denpasar antara siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional dengan siswa yang memiliki kemandirian belajar rendah, dengan Q hitung (0,12) < Q tabel (2,86). (8) Pada siswa yang memiliki kemandirian belajar tinggi, terdapat perbedaan yang signifikan kemampuan berbicara Bahasa Inggris siswa kelas X SMKN 1 Denpasar antara siswa yang dibelajarkan dengan PjBL berorientasi Deep Learning dan siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional, dengan Q hitung lebih besar (18,41) > Q tabel (2,86). dan (9) Pada siswa yang memiliki kemandirian belajar rendah, terdapat perbedaan yang signifikan kemampuan berbicara Bahasa Inggris siswa kelas X SMKN 1 Denpasar antara siswa yang dibelajarkan dengan PjBL berorientasi Deep Learning dan siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional, dengan Q hitung (9,08) > Q tabel (2,86).
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Kata-kata Kunci: Model Pembelajaran Project Based Learning, Deep Learning, Kemandirian Belajar, Kemampuan Berbicara. |
| Subjects: | L Education > L Education (General) |
| Divisions: | Pascasarjana > Program Studi Administrasi Pendidikan (S2) |
| Depositing User: | Anom Sri Ayu Sukariani |
| Date Deposited: | 26 Feb 2026 06:45 |
| Last Modified: | 26 Feb 2026 06:45 |
| URI: | http://repo.undiksha.ac.id/id/eprint/28523 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
