Gusjayadi, I Gede Sasta (2026) PENGEMBANGAN VIDEO ANIMASI 3 DIMENSI EDUKASI TENTANG PENGABENAN SWASTAGNI (STUDI KASUS KELUARGA BESAR PASEK GELGEL PEGATEPAN BANJAR TENGAH DESA MAYONG). Undergraduate thesis, Universitas Pendidikan Ganesha.
|
Text
2115051082-COVER.pdf Download (6MB) |
|
|
Text (ABSTRAK)
2115081082-ABSTRAK.pdf Download (7MB) |
|
|
Text (BAB 1 PENDAHULUAN)
2115081082-BAB 1 PENDAHULUAN.pdf Download (7MB) |
|
|
Text (BAB 2 KAJIAN PUSTAKA)
2115081082-BAB 2 KAJIAN PUSTAKA.pdf Restricted to Repository staff only Download (6MB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB 3 METODOLOGI PENELITIAN)
2115081082-BAB 3 METODOLOGI PENELITIAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (6MB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB 4 HASIL DAN PEMBAHASAN)
2115081082-BAB 4 HASIL DAN PEMBAHASAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (6MB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB 5 PENUTUP)
2115081082-BAB 5 PENUTUP.pdf Restricted to Repository staff only Download (7MB) | Request a copy |
|
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
2115081082-DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (7MB) |
|
|
Text (LAMPIRAN)
2115081082-LAMPIRAN.pdf Download (6MB) |
Abstract
Upacara Pengabenan Swastagni merupakan bagian dari tradisi upacara Pitra Yadnya di Bali, namun kini mulai jarang diketahui akibat perubahan gaya hidup dan perkembangan teknologi digital yang berisiko terlupakan oleh generasi muda saat ini. Rendahnya pemahaman mengenai tata cara atau tahapan prosesi upacara diperlukan adanya inovasi media edukasi guna menjembatani pelestarian budaya lokal di tengah perubahan gaya hidup masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perancangan dan menganalisis respon pengguna khususnya generasi muda dalam pengembangan video animasi 3D Pengabenan Swastagni di keluarga besar Pasek Gelgel Desa Mayong. Metode penelitian yang digunakan yaitu Research and Development (R&D) dengan model Multimedia Development Life Cycle (MDLC) yang terdiri dari tahap concept, design, material collecting, assembly, testing, dan distribution. Validitas video animasi 3D ini telah diuji oleh masing-masing dua pakar ahli isi dan ahli media sehingga menghasilkan persentase kesepakatan Gregory sebesar 1,00 dengan kriteria “Sangat Valid”. Uji respon pengguna dilakukan menggunakan Subjective Movie Evaluation Criteria (SMEC) kepada 50 responden generasi muda di Desa Mayong. Hasil menunjukkan tanggapan yang sangat positif dengan perolehan skor rata-rata sebesar 4,51 yang masuk dalam kategori "Sangat Layak". Berdasarkan hasil uji Mann–Whitney U, diperoleh nilai Asymp. Sig. sebesar 0,000, yang berarti lebih kecil dari 0,05 sehingga temuan ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan penilaian yang signifikan antara responden laki-laki dan perempuan. Temuan ini mengindikasikan bahwa respon perempuan lebih memberikan apresiasi dibandingkan respon laki-laki yang lebih bervariatif.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Animasi 3D, Ngaben Swastagni, Media Edukasi, Subjective Movie Evaluation Criteria (SMEC). |
| Subjects: | L Education > L Education (General) |
| Divisions: | Fakultas Teknik dan Kejuruan > Jurusan Teknik Informatika > Program Studi Pendidikan Teknik Informatika (S1) |
| Depositing User: | I Gede sasta gusjayadi |
| Date Deposited: | 02 Mar 2026 07:36 |
| Last Modified: | 02 Mar 2026 07:36 |
| URI: | http://repo.undiksha.ac.id/id/eprint/28557 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
