Pengembangan Instrumen Tes Diagnostik Bentuk Four-Tier pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Tingkat SMP

Putri, Eka Ayu Amelia (2026) Pengembangan Instrumen Tes Diagnostik Bentuk Four-Tier pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Tingkat SMP. Masters thesis, Universitas Pendidikan Ganesha.

[img] Text (COVER)
2329021001-COVER.pdf

Download (794kB)
[img] Text (ABSTRAK)
2329021001-ABSTRAK.pdf

Download (213kB)
[img] Text (BAB 1 PENDAHULUAN)
2329021001-BAB 1 PENDAHULUAN.pdf

Download (217kB)
[img] Text (BAB 2 KAJIAN TEORI)
2329021001-BAB 2 KAJIAN TEORI.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (405kB) | Request a copy
[img] Text (BAB 3 METODELOGI PENELITIAN)
2329021001-BAB 3 METODOLOGI PENELITIAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (493kB) | Request a copy
[img] Text (BAB 4 HASIL DAN PEMBAHASAN)
2329021001-BAB 4 HASIL DAN PEMBAHASAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (979kB) | Request a copy
[img] Text (BAB 5 PENUTUP)
2329021001-BAB 5 PENUTUP.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (228kB) | Request a copy
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
2329021001-DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (256kB)
[img] Text (LAMPIRAN)
2329021001-LAMPIRAN.pdf

Download (15MB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan instrumen tes diagnostik bentuk four-tier pada materi Buku Fiksi dan Nonfiksi dalam mata pelajaran Bahasa Indonesia kelas VII SMP. Pengembangan instrumen ini dimaksudkan untuk mengidentifikasi pemahaman konsep peserta didik secara lebih mendalam, termasuk membedakan peserta didik yang paham konsep, mengalami miskonsepsi, dan tidak paham konsep. Selain itu, penelitian ini bertujuan menghasilkan instrumen evaluasi yang valid dan reliabel sebagai dasar bagi guru dalam merancang tindak lanjut pembelajaran berupa remedial dan pengayaan. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model pengembangan Dick and Carey yang telah dimodifikasi. Penelitian dilaksanakan di SMP Negeri 13 Malang. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling, dengan subjek penelitian sebanyak 129 peserta didik kelas VII. Pengumpulan data menggunakan instrumen penelitian berupa tes diagnostik bentuk four-tier sebanyak 20 butir soal yang memuat jawaban, tingkat keyakinan, alasan, dan tingkat keyakinan terhadap alasan. Seluruh instrumen telah diuji validitasnya, meliputi validitas isi melalui expert judgment oleh ahli evaluasi instrumen dan ahli materi dengan menggunakan formula Gregory, validitas konsistensi butir melalui analisis korelasi point biserial, validitas konstruk konvergen melalui nilai loading factor, Average Variance Extracted (AVE), dan Composite Reliability (CR), serta validitas kriteria konkuren melalui analisis korelasi dengan tes formatif. Reliabilitas instrumen diuji menggunakan rumus KR-20, sedangkan teknik analisis data dilakukan secara kuantitatif deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) instrumen yang dikembangkan memiliki nilai validitas isi Gregory berada pada kategori sangat valid, dengan skor rata-rata dari ahli evaluasi instrumen sebesar 0.900 dan ahli materi sebesar 0.850; (2) Uji validitas konsistensi butir soal juga dilakukan dengan menganalisis butir soal menggunakan rumus korelasi point biserial yang sudah di uji cobakan kepada 60 peserta didik sebagai sampel. Pada uji validitas butir soal tier 1 dan tier 3 didapatkan nilai rhitung dari setiap butir soal memiliki nilai rhitung ≥ rtable sehingga dapat dinyatakan bahwa setiap butir soal tersebut valid; (3) Validitas konstruk konvergen dianalisis melalui dua tahap pengujian menggunakan nilai loading factor ≥ 0.7), Average Variance Extracted (AVE) ≥ 0.5, dan Composite Reliability (CR) ≥ 0.7, yang menunjukkan bahwa semua indikator valid secara konstruk. Validitas kriteria juga memenuhi syarat dengan nilai korelasi antara skor instrumen dengan tes formatif sebesar 0.526 (kategori cukup); (4) Reliabilitas instrumen diperoleh melalui pengujian KR-20 dengan nilai koefisien reliabilitas tier 1 sebesar 0.878 dan tier 3 sebesar 0.847 yang menurut pedoman Guilford termasuk dalam kategori sangat tinggi; dan (5) Implementasi instrumen menunjukkan bahwa dari 129 peserta didik, sebanyak 12% mengalami miskonsepsi, 75% paham konsep, dan 13% tidak paham konsep. Berdasarkan temuan tersebut dapat disimpulkan bahwa instrumen tes diagnostik bentuk four-tier yang dikembangkan efektif untuk mengidentifikasi pemahaman konsep peserta didik.

Item Type: Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords: instrumen diagnostik, four-tier, pemahaman konsep, Bahasa Indonesia, SMP
Subjects: L Education > L Education (General)
Divisions: Pascasarjana > Program Studi Penelitian dan Evaluasi Pendidikan (S2)
Depositing User: Eka Ayu Amelia Putri
Date Deposited: 05 May 2026 01:51
Last Modified: 05 May 2026 01:51
URI: http://repo.undiksha.ac.id/id/eprint/28977

Actions (login required)

View Item View Item