Suwidnyana, Putu (2026) Tindakan Komunikatif Nonverbal Dalam Pementasan Tari Janger Kolok Di Komunitas Kolok Bengkala. Masters thesis, Universitas Pendidikan Ganesha.
|
Text (COVER)
2429011009-COVER.pdf Download (295kB) |
|
|
Text (ABSTRAK)
2429011009-ABSTRAK.pdf Download (53kB) |
|
|
Text (BAB 1 PENDAHULUAN)
2429011009-BAB 1 PENDAHULUAN.pdf Download (140kB) |
|
|
Text (BAB 2 KAJIAN TEORI)
2429011009-BAB 2 KAJIAN TEORI.pdf Restricted to Repository staff only Download (553kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB 3 METODELOGI PENELITIAN)
2429011009-BAB 3 METODELOGI PENELITIAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (4MB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB 4 HASIL DAN PEMBAHASAN)
2429011009-BAB 4 HASIL DAN PEMBAHASAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (5MB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB 5 PENUTUP)
2429011009-BAB 5 PENUTUP.pdf Restricted to Repository staff only Download (114kB) | Request a copy |
|
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
2429011009-DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (309kB) |
|
|
Text (LAMPIRAN)
2429011009-LAMPIRAN.pdf Download (7MB) |
Abstract
Latar belakang penelitian ini didasarkan pada pentingnya komunikasi nonverbal sebagai praktik sosial yang membangun makna dalam konteks budaya, khususnya pada pementasan tari janger kolok oleh komunitas kolok Bengkala. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk dan fungsi pragmatik tindakan komunikatif nonverbal dalam pementasan tersebut. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan etnografi komunikasi. Teknik pengumpulan data melalui observasi langsung, wawancara mendalam, pencatatan, dan perekaman video. Instrumen pengumpulan data terdiri atas lembar checklist observasi, lembar pedoman wawancara, dan kartu data. Keabsahan data diuji melalui triangulasi teknik, sumber, metode, dan teori. Analisis data dilakukan melalui tiga tahap, yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 140 unit tindakan komunikatif nonverbal yang tersebar dalam lima babak pementasan, yaitu pamahbah, papeson, pejangeran, lakon, dan pakaad. Bentuk tindakan komunikatif yang paling dominan adalah gerak tubuh dan pola lantai. Fungsi pragmatik tindakan komunikatif nonverbal dalam pementasan tari janger kolok berperan sebagai pengganti komunikasi verbal melalui gestur, ekspresi wajah, pola lantai, dan properti, sehingga adegan konfrontasi, penghormatan, maupun kegembiraan dapat dipahami tanpa dialog. Selain itu, distribusi posisi tubuh, formasi ruang, variasi level, kostum, topeng, dan properti menandai relasi sosial dan status antarpenari sebagai simbol pengormatan dan kedudukan yang sama antara laki-laki dan perempuan dalam komunitas. Penelitian ini menunjukkan bahwa tari janger kolok berfungsi sebagai sistem komunikasi nonverbal yang efektif dalam menyampaikan pesan budaya tanpa bergantung pada bahasa verbal. Implikasi penelitian ini adalah memperluas kajian pragmatik khususnya tindakan komunikatif nonverbal dalam seni pertunjukan serta memberikan implikasi praktis pada aspek linguistik teoritis khusunya tindakan komunikatif nonverbal sebagai konteks kuat dalam menentukan makna-makna tuturan dalam komunitas inklusi.
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | komunikasi, tindakan komunikatif nonverbal, tari janger kolok, komunitas kolok Bengkala |
| Subjects: | P Language and Literature > P Philology. Linguistics |
| Divisions: | Pascasarjana > Program Studi Pendidikan Bahasa (S2) |
| Depositing User: | Putu Suwidnyana |
| Date Deposited: | 01 Jun 2026 15:07 |
| Last Modified: | 01 Jun 2026 15:07 |
| URI: | http://repo.undiksha.ac.id/id/eprint/29506 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
