Widiasih, Ni Putu (2026) ANALISIS PEMANFAATAN NILAI KEARIFAN LOKAL DAN PRINSIP 5C UNTUK MENCEGAH KREDIT MACET LPD DESA ADAT MOJAN, BATURITI, TABANAN, BALI. Undergraduate thesis, UNIVERSITAS PENDIDIKAN GANESHA.
|
Text (COVER)
2217051272-COVER.pdf Download (9MB) |
|
|
Text (ABSTRAK)
2217051272-ABSTRAK.pdf Download (9MB) |
|
|
Text (BAB 1 PENDAHULUAN)
2217051272-BAB 1 PENDAHULUAN.pdf Download (9MB) |
|
|
Text (BAB 2 KAJIAN TEORI)
2217051272-BAB 2 KAJIAN TEORI.pdf Restricted to Repository staff only Download (9MB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB 3 METODELOGI PENELITIAN)
221705127-BAB 3 METODELOGI PENELITIAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (9MB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB 4 HASIL DAN PEMBAHASAN)
2217051272-BAB 4 HASIL DAN PEMBAHASAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (9MB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB 5 PENUTUP)
2217051272-BAB 5 PENUTUP.pdf Restricted to Repository staff only Download (9MB) | Request a copy |
|
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
2217051272-DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (9MB) |
|
|
Text (LAMPIRAN)
2217051272-LAMPIRAN.pdf Download (9MB) |
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemanfaatan nilai kearifan lokal dan penerapan prinsip 5C dalam upaya mencegah kredit macet pada Lembaga Perkreditan Desa (LPD) Desa Adat Mojan, Kecamatan Baturiti, Kabupaten Tabanan, Bali. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena meningkatnya risiko kredit macet (NPL) pasca pandemi COVID-19 yang dipengaruhi oleh faktor ekonomi, seperti gagal panen dan penurunan pendapatan masyarakat. Selain itu, penerapan prinsip 5C yang terdiri dari Character, Capacity, Capital, Collateral, dan Conditions of Economy dinilai belum sepenuhnya efektif dalam menekan kredit bermasalah sehingga diperlukan pendekatan tambahan berbasis nilai kearifan lokal. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan lokasi penelitian di LPD Desa Adat Mojan. Subjek penelitian meliputi Ketua LPD, pengurus/pegawai LPD, Bendesa Adat, serta nasabah/debitor LPD Desa Adat Mojan, sedangkan objek penelitian adalah penerapan prinsip 5C dan nilai kearifan lokal dalam pencegahan kredit macet. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Analisis data menggunakan model interaktif yang meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan uji triangulasi sumber dan uji triangulasi teknik untuk menjamin keabsahan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyebab utama kredit macet adalah faktor-faktor ekonomi, seperti penurunan pendapatan dan gagal panen, rendahnya kesadaran debitor dalam memenuhi kewajiban, serta belum optimalnya sistem pengendalian internal. Penerapan prinsip 5C telah dilakukan dalam proses penilaian kredit, namun belum sepenuhnya efektif tanpa dukungan nilai sosial budaya yang kuat. Oleh karena itu, integrasi nilai kearifan lokal dalam hal ini, yaitu Tri Hita Karana dan penerapan sanksi adat (kasepekang) mampu memperkuat pengendalian internal melalui kontrol sosial, peningkatan tanggung jawab debitor, serta menjaga keseimbangan hubungan antara manusia, lingkungan, dan Tuhan. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa perpaduan antara prinsip 5C dan nilai-nilai kearifan lokal merupakan pendekatan yang efektif dalam mencegah kredit macet serta mendukung keberlanjutan fungsi sosial dan ekonomi LPD berbasis adat.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Kredit macet, LPD, nilai kearifan lokal, prinsip 5C. |
| Subjects: | A General Works > AI Indexes (General) A General Works > AI Indexes (General) H Social Sciences > HB Economic Theory H Social Sciences > HG Finance |
| Divisions: | Fakultas Ekonomi > Jurusan Ekonomi dan Akutansi > Program Studi Akuntansi (S1) |
| Depositing User: | NI PUTU WIDIASIH |
| Date Deposited: | 30 Jun 2026 00:24 |
| Last Modified: | 30 Jun 2026 00:24 |
| URI: | http://repo.undiksha.ac.id/id/eprint/30217 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
