Saka, I Made (2026) ANJING SEBAGAI SUMBER INSPIRASI PENCIPTAAN KARYA SENI LUKIS. Undergraduate thesis, UNIVERSITAS PENDIDIKAN GANESHA.
|
Text (COVER)
2112031006-COVER.pdf Download (599kB) |
|
|
Text (ABSTRAK)
2112031006-ABSTRAK.pdf Download (336kB) |
|
|
Text (BAB I PENDAHULUAN)
2112031006-BAB I PENDAHULUAN.pdf Download (469kB) |
|
|
Text (BAB II KAJIAN PUSTAKA)
2112031006-BAB II KAJIAN PUSTAKA.pdf Restricted to Repository staff only Download (642kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB III METODE PENCIPTAAN)
2112031006-BAB III METODE PENCIPTAAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (2MB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN)
2112031006-BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB V PENUTUP)
2112031006-BAB V PENUTUP.pdf Restricted to Repository staff only Download (325kB) | Request a copy |
|
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
2112031006-DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (377kB) |
|
|
Text (LAMPIRAN)
2112031006-LAMPIRAN.pdf Download (158kB) |
Abstract
Penciptaan karya seni lukis ini bertujuan untuk merefleksikan hubungan paradoks antara manusia dan anjing dalam konteks sosial dan budaya Bali. Anjing diposisikan tidak hanya sebagai objek visual, tetapi juga sebagai simbol kesetiaan, pengorbanan, dan ironi relasi manusia-hewan di tengah modernitas. Berdasarkan fenomena tersebut, realitas sosial menjadi penting untuk diangkat sebagai sumber inspirasi penciptaan karya seni lukis. Melalui ekspresi visual, diharapkan dapat menghubungkan audiens dengan realitas yang kerap diabaikan, menumbuhkan rasa empati, serta mendorong kesadaran kolektif mengenai pentingnya memperlakukan anjing dan makhluk hidup sekitar dengan penuh kasih sayang dan rasa tanggung jawab. Ide kreatif tersebut tidak terlepas dari hadirnya seniman refrensi baik secara teknik maupun gagasan, seperti seniman terkenal Cai Guo-Qiang, Agustus Friedrich Schenk, Briton Riviere, Edwin Landser dan Zara Toms. Metode penciptaan yang digunakan adalah Design and Development (D&D) yang dipadukan dengan pendekatan practice-based research. Proses penciptaan dilakukan melalui tahapan analisis, perancangan, pengembangan, evaluasi, dan penyempurnaan karya. Proses penciptaan karya seni lukis dilakukan secara bertahap, dimulai dari ekplorasi ide, menyiapkan alat dan bahan, mengaplikasikan sketsa, memulai tahap teknik underpainting, opaque, blending, layering, dry brush, glazing, detailing hingga ke hasil akhir karya. Adapun elemen-elemen seni rupa yang dihadirkan sebagai bentuk keindahan visual serta menyampaikan ekspresi dan gagasan dalam karya seni lukis seperti pemuatan bidang, garis, komposisi, ruang dan warna. Hasil penciptaan berupa lima karya seni lukis yang terbagi ke dalam dua narasi utama, yaitu anjing sebagai sahabat manusia dan anjing sebagai makhluk yang mengalami keterasingan. Karya-karya tersebut diharapkan mampu menjadi media refleksi sosial serta sarana edukasi visual dalam menumbuhkan empati dan kesadaran etis terhadap kesejahteraan hewan.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Anjing, Bali, Paradoks Sosial, Relasi Manusia-Hewan, Seni Lukis |
| Subjects: | N Fine Arts > ND Painting |
| Divisions: | Fakultas Bahasa dan Seni > Jurusan Seni dan Desain > Program Studi Pendidikan Seni Rupa (S1) |
| Depositing User: | I Made Bayu Saka Palwaguna |
| Date Deposited: | 08 Jul 2026 06:55 |
| Last Modified: | 08 Jul 2026 06:55 |
| URI: | http://repo.undiksha.ac.id/id/eprint/30662 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
