Pendit, Made Devayana Krisna (2026) Pengaruh Model Pembelajaran Inkuiri Terbimbing Menggunakan Lab-Experiment Terhadap Higher-Order Thinking Skills Siswa dalam Pembelajaran Fisika di SMA. Undergraduate thesis, Universitas Pendidikan Ganesha.
|
Text (COVER)
2213021005-COVER.pdf Download (52MB) |
|
|
Text (ABSTRAK)
2213021005-ABSTRAK.pdf Download (52MB) |
|
|
Text (BAB 1 PENDAHULUAN)
2213021005-BAB 1 PENDAHULUAN.pdf Download (52MB) |
|
|
Text (BAB 2 KAJIAN TEORI)
2213021005-BAB 2 KAJIAN TEORI.pdf Restricted to Repository staff only Download (52MB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB 3 METODELOGI PENELITIAN)
2213021005-BAB 3 METODELOGI PENELITIAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (52MB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB 4 HASIL DAN PEMBAHASAN)
2213021005-BAB 4 HASIL DAN PEMBAHASAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (52MB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB 5 PENUTUP)
2213021005-BAB 5 PENUTUP.pdf Restricted to Repository staff only Download (52MB) | Request a copy |
|
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
2213021005-DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (52MB) |
|
|
Text (LAMPIRAN)
2213021005-LAMPIRAN.pdf Download (52MB) |
Abstract
Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan perbedaan HOTS antara siswa yang belajar dengan model inkuiri terbimbing menggunakan lab-experiment, inkuiri terbimbing menggunakan virtual-experiment, dan model konvensional. Dalam penelitian ini digunakan metode eksperimen semu dengan one-way non-equivalent pretest posttest control group design. Populasi penelitian adalah peserta didik (siswa) pada jenjang XI SMA Negeri 2 Singaraja, sebanyak lima kelas. Sampel dipilih melalui metode class random sampling, dengan jumlah total sampel sebanyak tiga kelas. Data HOTS diukur menggunakan instrumen 10 butir soal tes HOTS bertipe esai, dengan skor reliabilitas 0,845 dan konsistensi internal butir yang berada pada interval 0,31 hingga 0,62. Data HOTS awal merupakan variabel kovariat dan data HOTS akhir dianalisis dengan analisis kovarian (ANAKOVA) satu jalur dan uji lanjut LSD dengan taraf signifikansi 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada perbedaan HOTS yang signifikan antara siswa yang belajar dengan model inkuiri terbimbing menggunakan lab-experiment (IT-LE), virtual-experiment (IT-VE), dan model konvensional. Hal ini diperkuat oleh fakta bahwa siswa yang belajar dengan model inkuiri terbimbing menggunakan lab-experiment memiliki nilai rata-rata HOTS terestimasi yang lebih tinggi daripada siswa yang belajar dengan model inkuiri terbimbing menggunakan virtual-experiment (76,16 > 73,05) dan konvensional (76,15 > 69,75). Perbedaan nilai rata-rata HOTS terestimasi ini bersifat signifikan dengan nilai-F = 68,173 dan nilai-p < 0,05. Penelitian ini mengimplikasikan bahwa untuk meningkatkan HOTS siswa, disarankan untuk menggunakan model pembelajaran yang lebih unggul dalam meningkatkan HOTS, yakni model inkuiri terbimbing menggunakan lab-experiment.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | inkuiri terbimbing, lab-experiment, virtual-experiment, HOTS siswa. |
| Subjects: | L Education > LB Theory and practice of education > LB1603 Secondary Education. High schools Q Science > QC Physics |
| Divisions: | Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam > Jurusan Fisika dan Pengajaran IPA > Program Studi Pendidikan Fisika (S1) |
| Depositing User: | Made Devayana Krisna Pendit |
| Date Deposited: | 28 Jul 2026 05:08 |
| Last Modified: | 28 Jul 2026 05:08 |
| URI: | http://repo.undiksha.ac.id/id/eprint/31616 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
