Wanti, Kadek (2026) EFEKTIVITAS MODEL INQUIRY BASED LEARNING BERBANTUAN MEDIA MILLEALAB TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA SMA. Undergraduate thesis, Universitas Pendidikan Ganesha.
|
Text (COVER)
2213021025-COVER.pdf Download (21MB) |
|
|
Text (ABSTRAK)
2213021025-ABSTRAK.pdf Download (21MB) |
|
|
Text (BAB 1 PENDAHULUAN)
2213021025_BAB 1 PENDAHULUAN.pdf Download (21MB) |
|
|
Text (BAB 2 KAJIAN TEORI)
2213021025-BAB 2 KAJIAN TEORI.pdf Restricted to Repository staff only Download (21MB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB 3 METODELOGI PENELITIAN)
2213021025-BAB 3 METODELOGI PENELITIAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (21MB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB 4 HASIL DAN PEMBAHASAN)
2213021025-BAB 4 HASIL DAN PEMBAHASAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (21MB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB 5 PENUTUP)
2213021025-BAB 5 PENUTUP.pdf Restricted to Repository staff only Download (21MB) | Request a copy |
|
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
2213021025-DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (21MB) |
|
|
Text (LAMPIRAN)
2213021025-LAMPIRAN.pdf Download (21MB) |
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan profil kemampuan berpikir kritis siswa sebelum dan sesudah pembelajaran Inquiry Based Learning berbantuan media MilleaLab serta menganalisis perbedaan kemampuan berpikir kritis siswa yang dibelajarkan menggunakan model Inquiry Based Learning berbantuan media MilleaLab dengan model pembelajaran konvensional. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu (quasi experiment) dengan rancangan pretest-posttest control group design. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas XI SMA Negeri 1 Nusa Penida yang memperoleh pembelajaran fisika sebanyak 144 siswa. Sampel penelitian berjumlah 56 siswa yang terdiri atas 28 siswa kelompok eksperimen yang diterapkan model Inquiry Based Learning berbantuan media MilleaLab dan 28 siswa kelompok kontrol yang diberikan pembelajaran konvensional. data kemampuan berpikir kritis dikumpulkan melalui instrumen tes kemampuan berpikir kritis yang mencangkup indicator merumuskan masalah, memberikan argumen, melakukan deduksi, melakukan induksi, melakukana evaluasi, memutuskan dan melaksanakan. Data dianalisis menggunakan analisis N-Gain, Indeks Efektivitas dan uji proposi dua populasi dengan bantuan Microsoft Excel 365 pada taraf signifikansi α= 0,05. Hasil analisis menunjukan bahwa Z_hitung= 4,526 dengan Z_0,05 = 1,645. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan berpikir kritis awal siswa pada kedua kelompok berada pada kategori rendah, dengan rata-rata pre-test kelompok eksperimen sebesar 41,07 (SD = 7,91) dan kelompok kontrol sebesar 43,71 (SD = 11,06); kemampuan berpikir kritis siswa setelah diberikan perlakuan mengalami peningkatan, dengan rata-rata post-test kelompok eksperimen sebesar 80,67 (SD = 7,70) yang berada pada kategori tinggi, sedangkan kelompok kontrol mencapai 58,64 (SD = 10,90) yang berada pada kategori sedang. Dengan demikian model Inquiry Based Learning berbantuan media MilleaLab efektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa SMA. Berdasarkan hasil tersebut, model Inquiry Based Learning berbantuan media MilleaLab dan dapat dijadikan sebagai alternatif pembelajaran untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Inquiry Based Learning, MilleaLab, kemampuan berpikir kritis pembelajaran fisika. |
| Subjects: | L Education > L Education (General) |
| Divisions: | Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam > Jurusan Fisika dan Pengajaran IPA > Program Studi Pendidikan Fisika (S1) |
| Depositing User: | NI KADEK WANTI |
| Date Deposited: | 11 Aug 2026 03:35 |
| Last Modified: | 11 Aug 2026 03:35 |
| URI: | http://repo.undiksha.ac.id/id/eprint/32471 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
