An Analysis of Speech Acts Performed by Ten Characters in The Last Supper Movie

Pangaribuan, Uli Arta (2026) An Analysis of Speech Acts Performed by Ten Characters in The Last Supper Movie. Undergraduate thesis, Universitas Pendidikan Ganesha.

[img] Text (COVER)
2212021019-Cover.pdf

Download (30MB)
[img] Text (ABSTRAK)
2212021019-ABSTRAK.pdf

Download (30MB)
[img] Text (BAB 1 PENDAHULUAN)
2212021019-BAB I Pendahuluan.pdf

Download (30MB)
[img] Text (BAB 2 KAJIAN TEORI)
2212021019-BAB II Kajian Teori.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (30MB) | Request a copy
[img] Text (BAB 3 METODOLOGI PENELITIAN)
2212021019-BAB III Metodologi Penelitian.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (30MB) | Request a copy
[img] Text (BAB 4 HASIL DAN PEMBAHASAN)
2212021019-BAB IV Hasil dan Pembahasan.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (30MB) | Request a copy
[img] Text (BAB 5 KESIMPULAN DAN SARAN)
2212021019-BAB V Kesimpulan dan Saran.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (30MB) | Request a copy
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
2212021019-Daftar Pustaka.pdf

Download (30MB)
[img] Text (LAMPIRAN)
2212021019-Lampiran.pdf

Download (30MB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk, fungsi, dan efek tindak tutur dalam film The Last Supper berdasarkan teori Austin (1962) dan teori Searle (1979), yang meliputi tindak lokusi, tindak ilokusi, dan tindak perlokusi. Selain itu, penelitian ini juga mengkaji kondisi keberterimaan (felicity conditions) berdasarkan teori Searle (1969). Penelitian ini menggunakan desain penelitian deskriptif kualitatif dengan ujaran-ujaran dalam film The Last Supper sebagai sumber data.Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) pada tindak lokusi, bentuk yang paling dominan adalah bentuk deklaratif sebanyak 214 data (55%), diikuti oleh bentuk imperatif sebanyak 81 data (20%), bentuk interogatif sebanyak 76 data (19%), dan bentuk eksklamatif sebanyak 23 data (6%). (2) Pada tindak ilokusi, jenis yang paling dominan adalah tindak representatif sebanyak 160 data (40%), diikuti oleh tindak direktif sebanyak 149 data (38%), tindak ekspresif sebanyak 33 data (8%), tindak deklaratif sebanyak 27 data (7%), dan tindak komisif sebanyak 25 data (6%). Selanjutnya, (3) pada tindak perlokusi ditemukan bahwa perasaan sedih merupakan efek yang paling dominan dengan sebanyak 82 data (21%). Penelitian ini juga menemukan bahwa hanya terdapat 4 ujaran yang melanggar kondisi keberterimaan (felicity conditions).Sebagai kesimpulan, tindak representatif dan bentuk deklaratif merupakan jenis tindak tutur yang paling dominan digunakan dalam film The Last Supper, serta sebagian besar ujaran berhasil memenuhi kondisi keberterimaan (felicity conditions) dalam komunikasi.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Pragmatik, Tindak Tutur, Tindak Lokusi, Tindak Ilokusi, Tindak Perlokusi, Kondisi Kefelisitan.
Subjects: P Language and Literature > P Philology. Linguistics
Divisions: Fakultas Bahasa dan Seni > Jurusan Bahasa Asing > Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris (S1)
Depositing User: Uli Arta Pangaribuan
Date Deposited: 10 Sep 2026 03:50
Last Modified: 10 Sep 2026 03:50
URI: http://repo.undiksha.ac.id/id/eprint/32811

Actions (login required)

View Item View Item