Sara, I Gede Bayu (2021) KONTRIBUSI KECEPATAN REAKSI, POWER OTOT TUNGKAI DAN KELENTUKAN TUBUH TERHADAP KECEPATAN LARI PADA PELARI 100 METER PADA ATLET PASI KABUPATEN KLUNGKUNG TAHUN 2020. Undergraduate thesis, Universitas Pendidikan Ganesha.
Text (COVER)
1616041022-COVER.pdf Download (712kB) |
|
Text (ABSTRAK)
1616041022-ABSTRAK.pdf Download (126kB) |
|
Text (BAB 1 PENDAHULUAN)
1616041022-BAB 1 PENDAHULUAN.pdf Download (201kB) |
|
Text (BAB 2 KAJIAN TEORI)
1616041022-BAB 2 KAJIAN TEORI.pdf Restricted to Repository staff only Download (555kB) | Request a copy |
|
Text (BAB 3 METODELOGI PENELITIAN)
1616041022-BAB 3 METODELOGI PENELITIAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (206kB) | Request a copy |
|
Text (BAB 4 HASIL DAN PEMBAHASAN)
1616041022-BAB 4 HASIL DAN PEMBAHASAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (412kB) | Request a copy |
|
Text (BAB 5 PENUTUP)
1616041022-BAB 5 PENUTUP.pdf Restricted to Repository staff only Download (127kB) | Request a copy |
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
1616041022-DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (198kB) |
|
Text (LAMPIRAN)
1616041022-LAMPIRAN.pdf Download (682kB) |
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kontribusi kecepatan reaksi, power otot tungkai dan kelentukan tubuh terhadap kecepatan lari pada pelari 100 meter. Ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode korelasional. Subjek penelitian ini adalah atlet PASI Kabupaten Klungkung yang berjumlah 15 orang. Instrumen dalam penelitian ini adalah whole body reaction yang digunakan untuk mengukur kecepatan reaksi, standing broad jump yang digunakan untuk mengukur power otot tungkai, sit and reach flexibility yang digunakan untuk mengukur kelentukan tubuh dan tes lari 60 meter yang digunakan untuk mengukur kecepatan lari pada pelari 100 meter. Analisis data menggunakan uji korelasi bivariat dengan criteria pengambilan keputusan yaitu bila r-hitung > r-tabel maka dinyatakan terdapat kontribusi antara variabel. Hasil penelitian ini adalah sebagai berikut (1) pada hipotesis pertama diperoleh nilai r-hitung 0.521 > r-tabel 0.514, (2) pada hipotesis kedua diperoleh nilai r-hitung 0.859 > nilai r-tabel 0.514, (3) pada hipotesis ketiga diperoleh nilai r-hitung 0.712 > nilai r-tabel 0.514, (4) dan pada hipotesis keempat diperoleh nilai r hitung = 0.868 > r-tabel 0.514. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa variabel kecepatan reaksi berada dalam kategori kuat, sedangkan variabel power otot tungkai, kelentukan tubuh dan kecepatan lari pada pelari 100 meter dalam kategori sangat kuat. Disarankan kepada pelatih agar mampu munyusun program latihan untuk meningkatkan kecepatan reaksi, power otot tungkai dan kelentukan tubuh terhadap atlet PASI Kabupaten Klungkung.
Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
---|---|
Uncontrolled Keywords: | Kecepatan Reaksi, Power Otot Tungkai, Kelentukan Tubuh, Kecepatan Lari Pada Pelari 100 Meter |
Subjects: | L Education > L Education (General) |
Divisions: | Fakultas Olahraga dan Kesehatan > Jurusan Pendidikan Olahraga > Program Studi Pendidikan Kepelatihan Olahraga (S1) |
Depositing User: | I Gede Bayu Sara |
Date Deposited: | 22 Jul 2021 01:38 |
Last Modified: | 22 Jul 2021 01:38 |
URI: | http://repo.undiksha.ac.id/id/eprint/6875 |
Actions (login required)
View Item |