Putri, K. Vinaditya Indah (2022) KAJIAN YURIDIS KEABSAHAN JAMINAN HAK ATAS TANAH YANG TIDAK DIDASARKAN ALAS HAK MILIK DEBITUR DALAM PERJANJIAN KREDIT BERDASARKAN UNDANG-UNDANG NO. 4 TAHUN 1996 TENTANG HAK TANGGUNGAN. Undergraduate thesis, Universitas Pendidikan Ganesha.
Text (COVER)
1814101034-COVER.pdf Download (336kB) |
|
Text (ABSTRAK)
1814101034-ABSTRAK.pdf Download (28kB) |
|
Text (BAB 1 PENDAHULUAN)
1814101034-BAB 1 PENDAHULUHAN.pdf Download (120kB) |
|
Text (BAB 2 KAJIAN TEORI)
1814101034-BAB 2 KAJIAN TEORI.pdf Restricted to Repository staff only Download (300kB) | Request a copy |
|
Text (BAB 3 METODELOGI PENELITIAN)
1814101034-BAB 3 METODELOGI PENELITIAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (48kB) | Request a copy |
|
Text (BAB 4 HASIL DAN PEMBAHASAN)
1814101034-BAB 4 HASIL DAN PEMBAHASAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (128kB) | Request a copy |
|
Text (BAB 5 PENUTUP)
1814101034-BAB 5 PENUTUP.pdf Restricted to Repository staff only Download (26kB) | Request a copy |
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
1814101034-DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (133kB) |
|
Text (LAMPIRAN)
1814101034-LAMPIRAN.pdf Download (32kB) |
Abstract
Penelitian ini dibuat bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis mekanisme Keabsahan Jaminan Hak Atas Tanah Yang Tidak didasarkan Alas Hak Milik Debitur Dalam Perjanjian Kredit Berdasarkan Perspektif Undang-Undang No. 4 Tahun 1996 Tentang Hak Tanggungan dan menganalisis akibat hukum terhadap Jaminan Hak Atas Tanah Yang Tidak didasarkan Alas Hak Milik Debitur Dalam Perjanjian Kredit Berdasarkan Perspektif Undang-Undang No. 4 Tahun 1996 Tentang Hak Tanggungan. Jenis penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian hukum normatif, maka pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan perundang-undangan (statute approach) dan pendekatan kasus (case approach), sumber bahan hukum yang digunakan yaitu bahan hukumprimer, sekunder, dan tersier. Teknik pengumpulan bahan hukum yang digunakan adalah dengan teknik studi kepustakaan dan bahan hukum tersebut dilakukan evaluasi, interpretasi, argumentasi, dan dibahas secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) jaminan hak atas tanah yang tidak didasarkan alas hak milik debitur (pihak ketiga) dianggap sah, jika sesuai dengan mekanisme yang ditentukan dan tidak bertentangan dengan norma, ketertiban umum, dan peraturan prundang-undangan yang berlaku. Mekanisme menurut undang-undang dilakukan atas sepengetahuan dan atas persetujuan pemilik tanah, adanya SKMHT dan APHT, dan pihak pemilik tanah turut hadir saat SKMHT dan APHT ditandatangani. (2) Perjanjian kredit yang tidak dilakukan sesuai kesepakatan (wanprestasi) dapat menimbulkan akibat hukum yaitu dilakukan pelelangan tanah, penyitaan tanah, debitur harus membayar ganti rugi (biaya, rugi, dan bunga), beban resiko beralih, kreditur dapat melepaskan kewajiban dari dirinya apabila perjanjian berdifat bolak-balik. Untuk perjanjian yang batal demi hukum, memiliki akibat hukum bahwa perjanjian dianggap tidak pernah ada.
Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
---|---|
Uncontrolled Keywords: | Keabsahan Jaminan Hak Atas Tanah, Perjanjian Kredit, UUHT. |
Subjects: | K Law > K Law (General) |
Divisions: | Fakultas Hukum dan Ilmu Sosial > Jurusan Hukum dan Kewarganegaraan > Program Studi Ilmu Hukum (S1) |
Depositing User: | K. Vinaditya Indah Putri |
Date Deposited: | 21 Oct 2022 07:59 |
Last Modified: | 21 Oct 2022 07:59 |
URI: | http://repo.undiksha.ac.id/id/eprint/13528 |
Actions (login required)
View Item |