Mawarariessunday, Kadek (2026) Hubungan Tingkat Stres Akademik Dengan Kejadian Sindrom Dispepsia Fungsional Pada Komunitas Mahasiswa Tingkat Akhir Di Fakultas Kedokteran Universitas Pendidikan Ganesha. Undergraduate thesis, Universitas Pendidikan Ganesha.
|
Text (COVER)
2218021011-COVER.pdf Download (926kB) |
|
|
Text (ABSTRAK)
2218021011-ABSTRAK.pdf Download (189kB) |
|
|
Text (BAB 1 PENDAHULUAN)
2218021011-BAB 1 PENDAHULUAN..pdf Download (236kB) |
|
|
Text (BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA)
2218021011-BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA.pdf Restricted to Repository staff only Download (425kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB 3 KERANGKA KONSEP)
2218021011-BAB 3 KERANGKA KONSEP.pdf Restricted to Repository staff only Download (262kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB 4 METODE PENELITIAN)
2218021011-BAB 4 METODE PENELITIAN..pdf Restricted to Repository staff only Download (298kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB 5 HASIL DAN PEMBAHASAN)
2218021011-BAB 5 HASIL DAN PEMBAHASAN..pdf Restricted to Repository staff only Download (343kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB 6 PENUTUP)
2218021011-BAB 6 PENUTUP.pdf Restricted to Repository staff only Download (223kB) | Request a copy |
|
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
2218021011-DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (224kB) |
|
|
Text (LAMPIRAN)
2218021011-LAMPIRAN.pdf Download (2MB) |
Abstract
Latar Belakang: Mahasiswa tingkat akhir rentan mengalami stres akademik akibat tuntutan akademik yang kompleks. Stres akademik yang berlangsung dalam jangka waktu lama dapat mempengaruhi fungsi saluran pencernaan melalui mekanisme brain gut axis dan memicu terjadinya sindrom dispepsia fungsional. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara tingkat stres akademik dengan kejadian sindrom dispepsia fungsional pada mahasiswa tingkat akhir Fakultas Kedokteran Universitas Pendidikan Ganesha. Metode: Penelitian ini menggunakan desain cross sectional dengan pendekatan kuantitatif. Sampel penelitian berjumlah 97 mahasiswa tingkat akhir yang dipilih menggunakan teknik simple random sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner Educational Stress Scale for Adolescents (ESSA) dan Nepean Dyspepsia Index Short Form (NDI-SF). Analisis data menggunakan uji korelasi Spearman’s rho. Hasil: Mayoritas responden mengalami tingkat stres akademik tinggi, yaitu sebanyak 58 orang (59,8%), diikuti stres sedang sebanyak 21 orang (21,6%) dan stres rendah sebanyak 18 orang (18,6%). Kejadian sindrom dispepsia fungsional menunjukkan bahwa sebanyak 33 responden (34%) mengalami dispepsia sangat berat, 11 responden (11,3%) mengalami dispepsia berat, 3 responden (3,1%) mengalami dispepsia sedang, dan 10 responden (10,3%) mengalami dispepsia ringan, sedangkan 40 responden (41,2%) berada pada kategori normal. Hasil analisis data menunjukkan terdapat hubungan positif yang signifikan antara tingkat stres akademik dengan kejadian sindrom dispepsia fungsional (ρ = 0,472; p = 0,000). Kesimpulan: Semakin tinggi tingkat stres akademik, semakin besar kecenderungan terjadinya sindrom dispepsia fungsional dengan tingkat keparahan yang lebih berat pada mahasiswa tingkat akhir Fakultas Kedokteran Universitas Pendidikan Ganesha. Dari kesimpulan tersebut, penulis menyarankan peningkatan pendampingan dan konseling akademik oleh institusi, pengelolaan stres yang lebih baik oleh mahasiswa, serta pengembangan penelitian lanjutan dengan mempertimbangkan faktor lain yang berpengaruh terhadap sindrom dispepsia fungsional. Kata Kunci: Mahasiswa tingkat akhir, stres akademik, sindrom dispepsia fungsional.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Mahasiswa tingkat akhir, stres akademik, sindrom dispepsia fungsional. |
| Subjects: | R Medicine > RT Nursing |
| Divisions: | Fakultas Kedokteran > Program Studi Keperawatan (S1) |
| Depositing User: | NI KADEK MAWAR ARIES SUNDAY |
| Date Deposited: | 30 Jan 2026 04:43 |
| Last Modified: | 30 Jan 2026 04:43 |
| URI: | http://repo.undiksha.ac.id/id/eprint/27846 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
