Wedani, Ni Wayan Karunia (2026) PENGENDALIAN SOSIAL DALAM TRADISI OMED-OMEDAN DI DENPASAR, BALI DAN POTENSINYA SEBAGAI SUMBER BELAJAR SOSIOLOGI DI SMA. Undergraduate thesis, Universitas Pendidikan Ganesha.
|
Text (COVER)
2214091014-COVER.pdf Download (11MB) |
|
|
Text (ABSTRAK)
2214091014-ABSTRAK.pdf Download (10MB) |
|
|
Text (BAB 1 PENDAHULUAN)
2214091014-BAB 1 PENDAHULUAN.pdf Download (260kB) |
|
|
Text (BAB 2 KAJIAN TEORI)
2214091014-BAB 2 KAJIAN TEORI.pdf Restricted to Repository staff only Download (268kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB 3 METODOLOGI PENELITIAN)
2214091014-BAB 3 METODOLOGI PENELITIAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (240kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB 4 HASIL DAN PEMBAHASAN)
2214091014-BAB 4 HASIL DAN PEMBAHASAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (3MB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB 5 PENUTUP)
2214091014-BAB 5 PENUTUP.pdf Restricted to Repository staff only Download (157kB) | Request a copy |
|
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
2214091014-DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (249kB) |
|
|
Text (LAMPIRAN)
2214091014-LAMPIRAN.pdf Download (1MB) |
Abstract
Penelitian kualitatif ini berlokasi di Desa Adat Sesetan, Denpasar Selatan, tepatnya di Banjar Kaja. Tujuan dari penelitian ini yakni: (1) untuk mengetahui faktor-faktor pendukung keberlanjutan tradisi Omed-Omedan meskipun terdapat stereotip pada aktivitas fisik dalam pelaksanaan tradisi, (2) untuk menjelaskan bentuk-bentuk pengendalian sosial sebagai upaya mempertahankan pelaksanaan tradisi, dan (3) untuk mengkaji aspek-aspek pengendalian sosial yang terdapat dalam tradisi Omed-Omedan sebagai sumber belajar Sosiologi di SMA. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif deskriptif melalui teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara mendalam, dan studi dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan tradisi Omed-Omedan dilaksanakan oleh masyarakat di Banjar Kaja setiap hari suci Ngembak Geni, istilah tradisi Omed-Omedan berasal dari kata “Omed” yang berarti pelaksanaan tradisi dilaksanakan dengan aktivitas tarik-menarik. Aktivitas fisik dalam pelaksanaan tradisi Omed-Omedan yaitu simbol berciuman pipi dan berpelukan, mendapatkan stereotip negatif dari masyarakat yang kurang memahami pelaksanaan tradisi, sehingga terdapat faktor pendukung keberlanjutan tradisi yakni: faktor religius, budaya, adat, sosial, dan ekonomi yang saling berkaitan, faktor tersebut didukung dengan pengendalian sosial yang dimulai dari pengendalian preventif dilaksanakan melalui rapat sebelum pelaksanaan tradisi, sosialisasi, pengawasan, dan adanya pengendalian diri peserta. Selanjutnya pengendalian sosial represif dilaksanakan melalui sanksi adat, peranan tokoh adat, penyesuaian peraturan, dan pembatasan ruang gerak peserta. Dalam kaitannya sebagai sumber belajar Sosiologi di SMA, fenomena pengendalian sosial dalam tradisi ini relevan dengan sub materi tentang Peran Lembaga Sosial dalam Mewujudkan Tertib Sosial. Peneliti selanjutnya diharapkan mengembangkan berbagai sudut pandang sosiologi yang membahas tentang pengendalian sosial dalam tradisi dan dapat dilaksanakan melalui berbagai metode, seperti etnografi maupun studi kasus.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | omed-omedan, pengendalian sosial, sumber belajar |
| Subjects: | H Social Sciences > HM Sociology L Education > L Education (General) |
| Divisions: | Fakultas Hukum dan Ilmu Sosial > Jurusan Sejarah Sosiologi dan Perpustakaan > Program Studi Pendidikan Sosiologi (S1) |
| Depositing User: | Ni Wayan Karunia Wedani |
| Date Deposited: | 09 Apr 2026 07:37 |
| Last Modified: | 09 Apr 2026 07:37 |
| URI: | http://repo.undiksha.ac.id/id/eprint/28951 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
