Santiyani, Ni Kadek (2026) PENGARUH PENERAPAN MODEL CASE-BASED LEARNING (CBL) BERBANTUAN GEOGEBRA TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH PADA MATERI BANGUN RUANG SISI DATAR. Undergraduate thesis, Universitas Pendidikan Ganesha.
|
Text (COVER)
2213011004-COVER.pdf Download (29MB) |
|
|
Text (ABSTRAK)
2213011004-ABSTRAK.pdf Download (29MB) |
|
|
Text (BAB 1 PENDAHULUAN)
2213011004-BAB 1 PENDAHULUAN.pdf Download (29MB) |
|
|
Text (BAB 2 KAJIAN TEORI)
2213011004-BAB 2 KAJIAN TEORI.pdf Restricted to Repository staff only Download (29MB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB 3 METODELOGI PENELITIAN)
2213011004-BAB 3 METODELOGI PENELITIAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (29MB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB 4 HASIL DAN PEMBAHASAN)
2213011004-BAB 4 HASIL DAN PEMBAHASAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (29MB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB 5 PENUTUP)
2213011004-BAB 5 PENUTUP.pdf Restricted to Repository staff only Download (29MB) | Request a copy |
|
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
2213011004-DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (29MB) |
|
|
Text (LAMPIRAN)
2213011004-LAMPIRAN.pdf Download (29MB) |
Abstract
Kemampuan pemecahan masalah merupakan salah satu kompetensi penting yang harus dimiliki oleh siswa. Namun, fakta di lapangan menunjukkan bahwa kemampuan pemecahan masalah matematika siswa di Indonesia masih tergolong rendah. Rendahnya kemampuan tersebut antara lain disebabkan oleh belum optimalnya penerapan model pembelajaran yang dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengaruh penerapan model CBL berbantuan GeoGebra terhadap kemampuan pemecahan masalah pada materi bangun ruang sisi datar. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu (quasi experiment) dengan posttest-only control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IX SMP Negeri 2 Banjarangkan yang sebanyak 119 siswa dan terbagi ke dalam empat kelas. Sampel penelitian ditentukan dengan teknik cluster random sampling, dan diperoleh kelas IX A sebagai kelas eksperimen dibelajarkan dengan model CBL berbantuan GeoGebra, kelas IX C sebagai kelas pembanding dibelajarkan dengan model CBL, dan kelas IX B sebagai kelas kontrol dibelajarkan dengan model kooperatif. Uji kesetaraan kelas dilakukan berdasarkan nilai sumatif akhir semester ganjil tahun ajaran 2025/2026. Data kemampuan pemecahan masalah siswa dikumpulkan melalui tes kemampuan pemecahan masalah pada materi bangun ruang sisi datar, kemudian data dianalisis menggunakan analisis deskriptif dan inferensial berupa ANAVA satu jalur pada taraf signifikansi 5%. Hasil analisis menunjukkan bahwa rata-rata skor posttest kemampuan pemecahan masalah matematika siswa yang dibelajarkan dengan model CBL berbantuan GeoGebra sebesar 37,75, siswa yang dibelajarkan dengan model CBL sebesar 31,8, dan siswa yang dibelajarkan dengan model kooperatif sebesar 25,07. Hasil penelitian juga menunjukkan adanya perbedaan kemampuan pemecahan masalah matematika antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model CBL berbantuan GeoGebra, model CBL, dan model kooperatif (F = 40,583; 0,000 < 0,05). Berdasarkan uji lanjut pasca ANAVA satu jalur menggunakan uji Scheffe pada taraf signifikansi 5%, diperoleh bahwa model CBL berbantuan GeoGebra merupakan model yang paling efektif dalam meningkatkan kemampuan pemecahan masalah pada materi bangun ruang sisi datar.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | model pembelajaran CBL, GeoGebra, kemampuan pemecahan masalah. |
| Subjects: | L Education > L Education (General) Q Science > QA Mathematics |
| Divisions: | Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam > Jurusan Matematika > Program Studi Pendidikan Matematika (S1) |
| Depositing User: | Ni Kadek Santiyani |
| Date Deposited: | 25 May 2026 01:25 |
| Last Modified: | 25 May 2026 01:25 |
| URI: | http://repo.undiksha.ac.id/id/eprint/29368 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
