BENTUK INTEGRASI SOSIAL DALAM TRADISI NYAKAN DIWANG DI DESA BANJAR TEGEHA, BULELENG, BALI SEBAGAI SUMBER BELAJAR SOSIOLOGI DI SMA

Tobing, Sri Lusiana Br. Lumban (2026) BENTUK INTEGRASI SOSIAL DALAM TRADISI NYAKAN DIWANG DI DESA BANJAR TEGEHA, BULELENG, BALI SEBAGAI SUMBER BELAJAR SOSIOLOGI DI SMA. Undergraduate thesis, Universitas Pendidikan Ganesha.

[img] Text (COVER)
2214091013-COVER.pdf

Download (795kB)
[img] Text (ABSTRAK)
2214091013-ABSTRAK.pdf

Download (195kB)
[img] Text (BAB I PENDAHULUAN)
2214091013-BAB I PENDAHULUAN.pdf

Download (275kB)
[img] Text (BAB II TINJAUAN PUSTAKA)
2214091013-BAB II TINJAUAN PUSTAKA.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (319kB) | Request a copy
[img] Text (BAB III METODE PENELITIAN)
2214091013-BAB III METODE PENELITIAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (297kB) | Request a copy
[img] Text (BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN)
2214091013-BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB) | Request a copy
[img] Text (BAB V PENUTUP)
2214091013-BAB V PENUTUP.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (190kB) | Request a copy
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
2214091013-DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (229kB)
[img] Text (LAMPIRAN)
2214091013-LAMPIRAN.pdf

Download (1MB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan faktor-faktor yang mempengaruhi masyarakat sehingga masih melaksanakan tradisi Nyakan Diwang di Desa Banjar Tegeha, untuk mengetahui bagaimana bentuk integrasi sosial masyarakat dalam tradisi Nyakan Diwang di Desa Banjar Tegeha, dan untuk mengetahui potensi yang dimiliki tradisi Nyakan Diwang sebagai sumber Belajar Sosiologi di SMA. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif yang menggambarkan pelaksanaan tradisi Nyakan Diwang melalui narasi. Faktor yang mempengaruhi masyarakat di Desa Banjar Tegeha tetap melaksanakan tradisi Nyakan Diwang dapat dikaji menggunakan teori fungsionalisme struktural atau konsep AGIL Talcott Parsons, dimulai dari faktor religi yaitu tradisi sebagai tanda menyucikan diri, lingkungan, dan sebagai simbol awal baru. Terdapat faktor historis yaitu tradisi sebagai warisan nenek moyang dan identitas masyarakat di Desa Banjar Tegeha. Terdapat pula faktor budaya yaitu dilaksanakannya rapat tokoh adat, didikan orang tua, kesadaran generasi muda, dan tradisi mengandung nilai kesederhanaan. Selain itu, terdapat faktor sosial yaitu masyarakat lokal bersikap hangat, adaptasi masyarakat pendatang, dan tradisi sebagai sarana mempererat hubungan kekeluargaan. Penelitian ini juga menggunakan teori solidaritas sosial Emile Durkheim dan ditemukan bahwa bentuk integrasi dalam tradisi Nyakan Diwang adalah bentuk solidaritas mekanik. Secara khusus integrasi dalam tradisi ini termasuk dalam integrasi interaksional, integrasi normatif, integrasi fungsional, dan integrasi simbolik. Tradisi ini dapat dijadikan sebagai sumber belajar Sosiologi di SMA dengan mempertimbangkan aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Pemertahanan Tradisi, Nyakan Diwang, Integrasi Sosial, Solidaritas Sosial, Pembelajaran Sosiologi
Subjects: G Geography. Anthropology. Recreation > GN Anthropology
H Social Sciences > HM Sociology
H Social Sciences > HN Social history and conditions. Social problems. Social reform
H Social Sciences > HV Social pathology. Social and public welfare
L Education > LB Theory and practice of education > LB1603 Secondary Education. High schools
Divisions: Fakultas Hukum dan Ilmu Sosial > Jurusan Sejarah Sosiologi dan Perpustakaan > Program Studi Pendidikan Sosiologi (S1)
Depositing User: SRI LUSIANA Br. LUMBAN TOBING
Date Deposited: 10 Jun 2026 01:31
Last Modified: 10 Jun 2026 01:31
URI: http://repo.undiksha.ac.id/id/eprint/29646

Actions (login required)

View Item View Item