Astriana, Ni Putu Tina (2026) PESERAH PEKERANG: MODEL PEMULIAAN PEREMPUAN DI DESA ADAT PEMPATAN DALAM MASYARAKAT PATRIARKI SEBAGAI SUMBER BELAJAR PENDIDIKAN IPS SMP 2 NEGERI RENDANG. Masters thesis, Universitas Pendidikan Ganesha.
|
Text (COVER)
2429091020-COVER.pdf Download (15MB) |
|
|
Text (ABSTRAK)
2429091020-ABSTRAK.pdf Download (7MB) |
|
|
Text (BAB 1 PENDAHULUAN)
2429091020-BAB 1 PENDAHULUAN.pdf Download (7MB) |
|
|
Text (BAB 2 KAJIAN TEORI)
2429091020-BAB 2 KAJIAN TEORI.pdf Restricted to Repository staff only Download (7MB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB 3 METODELOGI PENELITIAN)
2429091020-BAB 3 METODELOGI PENELITIAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (7MB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB 4 HASIL DAN PEMBAHASAN)
2429091020-BAB 4 HASIL DAN PEMBAHASAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (7MB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB 5 PENUTUP)
2429091020-BAB 5 PENUTUP.pdf Restricted to Repository staff only Download (7MB) | Request a copy |
|
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
2429091020-DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (7MB) |
|
|
Text (LAMPIRAN)
2429091020-LAMPIRAN.pdf Download (7MB) |
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tradisi peserah pekerang di Desa Adat Pempatan, Kecamatan Rendang, Kabupaten Karangasem sebagai model pemuliaan perempuan dalam masyarakat patriarki serta potensinya sebagai sumber belajar Pendidikan IPS di SMP Negeri 2 Rendang. Tradisi ini merupakan kewajiban bagi laki-laki dari luar desa yang menikahi perempuan setempat untuk menghaturkan sapi sebagai bentuk pemenuhan adat. Fenomena ini menarik karena di tengah struktur sosial patriarki, terdapat praktik budaya yang mengandung nilai penghargaan terhadap perempuan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif dengan mengacu pada teori konstruksi sosial dari Peter L. Berger dan Thomas Luckmann, teori mitos dari Bronislaw Malinowski, serta konsep perempuan sebagai agen budaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) tradisi peserah pekerang dilatarbelakangi oleh kepercayaan, norma adat, dan konstruksi sosial yang telah melembaga; (2) pola penerapannya terdiri atas tahapan persiapan, pelaksanaan, dan penutupan yang melibatkan masyarakat adat secara kolektif; (3) tradisi ini mengandung makna pemuliaan perempuan sebagai bagian sakral dari desa adat; dan (4) tradisi peserah pekerang memiliki berbagai nilai edukatif yang meliputi aspek sosial, budaya, religius, ekonomi, dan gender yang relevan sebagai sumber belajar IPS. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa tradisi peserah pekerang tidak hanya berfungsi sebagai praktik adat, tetapi juga sebagai model pemuliaan perempuan dalam masyarakat patriarki serta memiliki potensi besar untuk diintegrasikan dalam pembelajaran IPS berbasis kearifan lokal. Integrasi ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman kontekstual siswa serta memperkuat pelestarian budaya lokal.
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Kata kunci: peserah pekerang, pemuliaan perempuan, konstruksi sosial, budaya lokal, sumber belajar I |
| Subjects: | L Education > L Education (General) |
| Divisions: | Pascasarjana > Program Studi Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (S2) |
| Depositing User: | Ni Putu Tina Astriana |
| Date Deposited: | 01 Jul 2026 01:36 |
| Last Modified: | 01 Jul 2026 01:36 |
| URI: | http://repo.undiksha.ac.id/id/eprint/30380 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
