SUAKA POLITIK OLEH RUSIA KEPADA BASHAR AL-ASSAD DITINJAU BERDASARKAN PERSPEKTIF KONVENSI PENGUNGSI 1951

Puri, Ni Wayan Eka Pramanik Widya (2026) SUAKA POLITIK OLEH RUSIA KEPADA BASHAR AL-ASSAD DITINJAU BERDASARKAN PERSPEKTIF KONVENSI PENGUNGSI 1951. Undergraduate thesis, Universitas Pendidikan Ganesha.

[img] Text (COVER)
2214101037-COVER.pdf

Download (3MB)
[img] Text (ABSTRAK)
2214101037-ABSTRAK.pdf

Download (348kB)
[img] Text (BAB 1 PENDAHULUAN)
2214101037-BAB 1 PENDAHULUAN.pdf

Download (376kB)
[img] Text (BAB 2 KAJIAN TEORI)
2214101037-BAB 2 KAJIAN TEORI.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (399kB) | Request a copy
[img] Text (BAB 3 METODE PENELITIAN)
2214101037-BAB 3 METODE PENELITIAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (350kB) | Request a copy
[img] Text (BAB 4 HASIL DAN PEMBAHASAN)
2214101037-BAB 4 HASIL DAN PEMBAHASAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (484kB) | Request a copy
[img] Text (BAB 5 PENUTUP)
2214101037-BAB 5 PENUTUP.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (329kB) | Request a copy
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
2214101037-DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (368kB)
[img] Text (LAMPIRAN)
2214101037-LAMPIRAN.pdf

Download (380kB)

Abstract

Penelitian ini ditujukan mengenai praktik Suaka Politik ditinjau berdasarkan Konvensi Pengungsi 1951, dengan pemberian perlindungan oleh Rusia kepada Bashar al-Assad sebagai contoh kasus. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk (1) Menganalisis bagaimana definisi pengungsi menurut Konvensi Pengungsi 1951 serta relevansinya dengan pemberian suaka politik oleh Rusia kepada Bashar al-Assad, dan sejauh mana tindakan tersebut memenuhi kriteria sebagai pengungsi yang berhak memperoleh perlindungan internasional. (2) Untuk meneliti bagaimana bentuk tanggung jawab Rusia berdasarkan Konvensi Pengungsi 1951 dalam menangani kasus Bashar al-Assad serta upaya pemenuhan kewajiban tersebut. Adapun hasil pembahasan dari penelitian yang dilakukan yaitu (1) Secara konseptual, pengungsi menurut Konvensi Pengungsi 1951 adalah individu yang berada di luar negeri yang punya rasa ketakutan beralasan pada tindakan persekusi, sedangkan suaka politik merupakan perlindungan diskresioner negara. Dalam kasus Bashar al-Assad, meskipun secara normatif ia dapat memenuhi unsur awal sebagai pencari perlindungan akibat perubahan rezim, status tersebut tetap dibatasi oleh potensi penerapan klausul pengecualian Pasal 1F atas dugaan kejahatan berat. (2) Oleh karena itu, pemberian suaka oleh Rusia sebagai wujud kedaulatan negara tetap menimbulkan tanggung jawab hukum internasional untuk melaksanakan Konvensi Pengungsi 1951 secara itikad baik, termasuk menjunjung prinsip non-refoulement, melakukan penilaian objektif melalui mekanisme seperti RSD, serta memastikan bahwa keputusan pemberian suaka tidak semata didasarkan pada pertimbangan politik, melainkan selaras dengan standar hukum internasional yang berlaku.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Konvensi Pengungsi 1951, Suaka Politik, Pasal 1F, Non-Refoulement, Tanggung Jawab Negara
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Fakultas Hukum dan Ilmu Sosial > Jurusan Hukum dan Kewarganegaraan > Program Studi Ilmu Hukum (S1)
Depositing User: Ni Wayan Eka Pramanik Widya Puri
Date Deposited: 07 Jul 2026 02:13
Last Modified: 07 Jul 2026 02:13
URI: http://repo.undiksha.ac.id/id/eprint/30590

Actions (login required)

View Item View Item