UPAYA PENYELESAIAN WANPRESTASI PEMBAYARAN IURAN BPJS KESEHATAN OLEH BADAN USAHA (STUDI KASUS DI KANTOR BPJS KESEHATAN CABANG SINGARAJA)

Simatupang, Andres Avelino Johan (2026) UPAYA PENYELESAIAN WANPRESTASI PEMBAYARAN IURAN BPJS KESEHATAN OLEH BADAN USAHA (STUDI KASUS DI KANTOR BPJS KESEHATAN CABANG SINGARAJA). Undergraduate thesis, UNIVERSITAS PENDIDIKAN GANESHA.

[img] Text (COVER)
2214101083_COVER.pdf

Download (270kB)
[img] Text (ABSTRAK)
2214101083_ABSTRAK.pdf

Download (236kB)
[img] Text (BAB 1 PENDAHULUAN)
2214101083_BAB 1 PENDAHULUAN.pdf

Download (367kB)
[img] Text (BAB 2 KAJIAN TEORI)
2214101083_BAB 2 KAJIAN TEORI.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (385kB) | Request a copy
[img] Text (BAB 3 METODELOGI PENELITIAN)
2214101083_BAB 3 METODELOGI PENELITIAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (352kB) | Request a copy
[img] Text (BAB 4 HASIL DAN PEMBAHASAN)
2214101083_BAB 4 HASIL DAN PEMBAHASAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (550kB) | Request a copy
[img] Text (BAB 5 PENUTUP)
2214101083_BAB 5 PENUTUP.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (266kB) | Request a copy
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
2214101083_DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (312kB)
[img] Text (LAMPIRAN)
2214101083_LAMPIRAN.pdf

Download (567kB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk-bentuk wanprestasi yang dilakukan oleh badan usaha dalam pembayaran iuran BPJS Kesehatan dan mengkaji upaya penyelesaian yang dilakukan oleh Kantor BPJS Kesehatan Cabang Singaraja. Sebagai instrumen krusial dalam Sistem Jaminan Sosial Nasional (SJSN), kepatuhan badan usaha menjadi syarat mutlak keberlanjutan perlindungan kesehatan pekerja. Namun, dalam praktiknya, masih ditemukan ketidakpatuhan yang merugikan hak konstitusional tenaga kerja. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum empiris dengan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, studi dokumen, dan wawancara mendalam dengan pihak internal BPJS Kesehatan Cabang Singaraja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk wanprestasi badan usaha di Kabupaten Buleleng meliputi keterlambatan pembayaran iuran, penunggakan total, serta praktik tidak mendaftarkan seluruh tenaga kerja (pendaftaran parsial). Faktor penyebab utama mencakup kendala finansial perusahaan dan rendahnya kesadaran hukum pemberi kerja. Upaya penyelesaian dilakukan melalui dua jalur: preventif dan represif. Jalur preventif mencakup sosialisasi dan pembinaan, sementara jalur represif administratif dilakukan melalui penerbitan surat teguran dan pengenaan denda. Lebih lanjut, BPJS Kesehatan melakukan sinergi strategis dengan Kejaksaan Negeri Buleleng melalui mekanisme Surat Kuasa Khusus (SKK) untuk penagihan iuran serta koordinasi dengan pemerintah daerah terkait pembatasan pelayanan publik tertentu (TMPP). Penelitian ini menyimpulkan bahwa meskipun berbagai instrumen hukum telah dioptimalkan, efektivitas penegakan kepatuhan masih terhambat oleh lemahnya koordinasi antarinstansi dan kurangnya efek jera sanksi administratif.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Wanprestasi, BPJS Kesehatan, Badan Usaha, Perlindungan Hukum.
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Fakultas Hukum dan Ilmu Sosial > Jurusan Hukum dan Kewarganegaraan > Program Studi Ilmu Hukum (S1)
Depositing User: ANDRES AVELINO JOHAN SIMATUPANG
Date Deposited: 31 Jul 2026 02:25
Last Modified: 31 Jul 2026 02:25
URI: http://repo.undiksha.ac.id/id/eprint/31917

Actions (login required)

View Item View Item