Payani, Kadek Ita Dwi (2026) ASUHAN KEBIDANAN KOMPREHENSIF PADA PEREMPUAN "NS" DI TPMB “DK” WILAYAH KERJA PUSKESMAS BULELENG I KABUPATEN BULELENG TAHUN 2026. Diploma thesis, Universitas Pendidikan Ganesha.
|
Text (COVER)
2306091012-COVER.pdf Download (472kB) |
|
|
Text (ABSTRAK)
2306091012-ABSTRAK.pdf Download (7MB) |
|
|
Text (BAB 1 PENDAHULUAN)
2306091012-BAB 1 PENDAHULUAN.pdf Download (7MB) |
|
|
Text (BAB 2 KAJIAN TEORI)
2306091012-BAB 2 KAJIAN TEORI.pdf Restricted to Repository staff only Download (7MB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB 3 METODELOGI PENELITIAN)
2306091012-BAB 3 METODELOGI PENELITIAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (7MB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB 4 HASIL PENELITIAN)
2306091012-BAB 4 HASIL DAN PEMBAHASAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (7MB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB 5 PENUTUP)
2306091012-BAB 5 PENUTUP.pdf Restricted to Repository staff only Download (7MB) | Request a copy |
|
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
2306091012-DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (7MB) |
|
|
Text (LAMPIRAN)
2306091012-LAMPIRAN.pdf Download (7MB) |
Abstract
Kontrasepsi pascapersalinan merupakan upaya penting dalam mencegah kehamilan yang tidak direncanakan dan menjaga kesehatan ibu. Kurangnya pengetahuan ibu mengenai jenis-jenis metode kontrasepsi dapat mempengaruhi pemilihan alat kontrasepsi yang tepat setelah persalinan. Hal ini dapat berdampak pada risiko kehamilan yang terlalu dekat, sehingga diperlukan asuhan kebidanan komprehensif untuk meningkatkan pemahaman ibu sejak masa kehamilan hingga nifas. Jenis penelitian yang digunakan yaitu penelitian deskriptif dengan pendekatan studi kasus yang dilakukan pada perempuan <NS= G3P2A0 usia kehamilan 37 minggu 5 hari hingga masa nifas dan bayi baru lahir. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, dan studi dokumentasi. Pada kunjungan ANC dilakukan sebanyak dua kali, dimana pada kunjungan pertama didapatkan bahwa ibu belum memahami jenis-jenis metode kontrasepsi. Keluhan tersebut dapat diatasi dengan pemberian edukasi (KIE) secara bertahap mengenai jenis, manfaat, efek samping, serta pemilihan metode kontrasepsi yang sesuai dengan kondisi ibu. Selanjutnya proses persalinan berlangsung normal dengan lama kala I 1 jam 40 menit, kala II 30 menit, kala III 15 menit, dan kala IV selama 2 jam. Pada asuhan bayi baru lahir terdapat kesenjangan yaitu tidak dilakukan Inisiasi Menyusu Dini (IMD) selama 1 jam, melainkan hanya selama 20 menit. Pada masa nifas dari KF 1 hingga KF 3 tidak terdapat keluhan dan tanda bahaya, serta ibu telah menggunakan KB suntik 3 bulan pada hari ke-14 masa nifas. Hasil evaluasi menunjukkan ibu telah mampu menentukan dan menggunakan metode kontrasepsi sesuai dengan kondisi dan kebutuhannya setelah mendapatkan edukasi selama masa kehamilan. Pada kunjungan neonatus KN 1 hingga KN 3 tidak ditemukan keluhan maupun tanda bahaya. Berdasarkan hasil asuhan kebidanan pada perempuan <NS= masih terdapat kesenjangan antara asuhan yang diberikan dengan teori yang ada. Kedepannya penulis, tenaga kesehatan, maupun tempat pelayanan kesehatan diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelayanan serta berpedoman pada standar asuhan kebidanan sehingga pelayanan yang diberikan lebih optimal. Kata Kunci: Kontrasepsi Pascapersalinan, KB Suntik 3 Bulan, IMD
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Kontrasepsi Pascapersalinan, KB Suntik 3 Bulan, IMD |
| Subjects: | L Education > L Education (General) R Medicine > R Medicine (General) R Medicine > RG Gynecology and obstetrics |
| Divisions: | Fakultas Kedokteran > Program Studi Kebidanan (D3) |
| Depositing User: | Kadek Ita Dwi Payani |
| Date Deposited: | 13 Aug 2026 10:30 |
| Last Modified: | 13 Aug 2026 10:30 |
| URI: | http://repo.undiksha.ac.id/id/eprint/32502 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
