KARAKTERISASI KOMUNITAS BAKTERI INDIKATOR DAN KORELASINYA DENGAN KUALITAS AIR PADA KAWASAN PESISIR TAMBAK UDANG DI BALI

Saraswati, Ni Kadek Martha Ayu (2026) KARAKTERISASI KOMUNITAS BAKTERI INDIKATOR DAN KORELASINYA DENGAN KUALITAS AIR PADA KAWASAN PESISIR TAMBAK UDANG DI BALI. Undergraduate thesis, UNIVERSITAS PENDIDIKAN GANESHA.

[img] Text (COVER)
2213111007-COVER.pdf

Download (11MB)
[img] Text (ABSTRAK)
2213111007-ABSTRAK.pdf

Download (11MB)
[img] Text (BAB 1 PENDAHULUAN)
2213111007-BAB 1 PENDAHULUAN.pdf

Download (11MB)
[img] Text (BAB 2 KAJIAN TEORI)
2213111007-BAB 2 KAJIAN TEORI.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (11MB) | Request a copy
[img] Text (BAB 3 METODOLOGI PENELITIAN)
2213111007-BAB 3 METODELOGI PENELITIAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (11MB) | Request a copy
[img] Text (BAB 4 HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN)
2213111007-BAB 4 HASIL DAN PEMBAHASAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (11MB) | Request a copy
[img] Text (BAB 5 PENUTUP)
2213111007-BAB 5 PENUTUP.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (11MB) | Request a copy
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
2213111007-DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (11MB)
[img] Text (LAMPIRAN)
2213111007-LAMPIRAN.pdf

Download (11MB)

Abstract

Akumulasi limbah akuakultur udang berisiko memicu degradasi lingkungan dan wabah penyakit. Penelitian ini bertujuan untuk mengkarakterisasi komunitas bakteri indikator di kawasan pesisir sekitar tambak udang Desa Penyabangan, serta mengevaluasi korelasinya dengan parameter kualitas air. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan teknik purposive sampling pada lima titik stasiun pada musim kemarau (Agustus) dan musim penghujan (Desember). Metode kultivasi konvensional digunakan pada media selektif, yaitu (TCBSA), (PIA), dan Marine Agar. Parameter kualitas air dievaluasi berdasarkan PP No. 22 Tahun 2021, Indeks Pencemaran (IP), analisis korelasinya menggunakan Spearman Correlation. Hasil penelitian menunjukkan komunitas bakteri didominasi oleh Vibrio spp. dan Pseudomonas spp., dengan kelimpahan tertinggi di stasiun IPAL dan Outlet. Peningkatan kelimpahan bakteri pada musim kemarau dipicu oleh tingginya beban nutrien organik (Amonia 0,12–0,80 mg/L; Nitrat 0,011–0,018 mg/L; Nitrit 0,04–0,12 mg/L) yang melampaui baku mutu. Berdasarkan nilai IP (10,50–11,87), perairan berada pada status "Tercemar Berat" akibat limbah budidaya. Mitigasi yang direkomendasikan mencakup optimalisasi IPAL, efisiensi pakan, serta pemantauan kualitas air dan mikrobiologis secara berkala untuk menjaga keberlanjutan ekosistem pesisir.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Akuakultur Udang, Bakteri Indikator, Indeks Pencemaran, Kualitas Air, Vibrio spp.
Subjects: L Education > L Education (General)
Divisions: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam > Jurusan Biologi dan Perikanan Kelautan > Program Studi Akuakultur (S1)
Depositing User: Ni Kadek Martha Ayu Saraswati
Date Deposited: 12 Aug 2026 02:34
Last Modified: 12 Aug 2026 02:34
URI: http://repo.undiksha.ac.id/id/eprint/32546

Actions (login required)

View Item View Item