Keanekaragaman Zoobentos pada Kawasan Ekosistem Mangrove Desa Budeng, Kabupaten Jembrana, Bali

Utami, Choiriah Rizka (2026) Keanekaragaman Zoobentos pada Kawasan Ekosistem Mangrove Desa Budeng, Kabupaten Jembrana, Bali. Undergraduate thesis, Universitas Pendidikan Ganesha.

[img] Text (COVER)
2213091021-COVER.pdf

Download (10MB)
[img] Text (ABSTRAK)
2213091021-ABSTRAK.pdf

Download (10MB)
[img] Text (BAB 1 PENDAHULUAN)
2213091021-BAB 1 PENDAHULUAN.pdf

Download (10MB)
[img] Text (BAB 2 KAJIAN TEORI)
2213091021-BAB 2 KAJIAN TEORI.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (10MB) | Request a copy
[img] Text (BAB 3 METODELOGI PENELITIAN)
2213091021-BAB 3 METODELOGI PENELITIAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (10MB) | Request a copy
[img] Text (BAB 4 HASIL DAN PENELITIAN)
2213091021-BAB 4 HASIL DAN PEMBAHASAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (10MB) | Request a copy
[img] Text (BAB 5 PENUTUP)
2213091021-BAB 5 PENUTUP.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (10MB) | Request a copy
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
2213091021-DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (10MB)
[img] Text (LAMPIRAN)
2213091021-LAMPIRAN.pdf

Download (10MB)

Abstract

Ekosistem mangrove berperan penting sebagai habitat berbagai organisme, termasuk zoobentos yang sensitif terhadap perubahan kondisi lingkungan sehingga berpotensi digunakan sebagai bioindikator kualitas perairan. Mangrove Desa Budeng, Kabupaten Jembrana, Bali merupakan kawasan rehabilitasi yang mengalami peningkatan tutupan vegetasi, namun informasi keanekaragaman zoobentos pada kawasan tersebut masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui komposisi spesies zoobentos, keanekaragaman zoobentos, serta kondisi faktor lingkungan pada ekosistem mangrove Desa Budeng, Kabupaten Jembrana, Bali. Penelitian dilaksanakan pada bulan Maret–April 2026 menggunakan metode eksploratif dengan analisis deskriptif pada tiga zona pengamatan yang ditentukan secara purposive sampling. Hasil penelitian ditemukan 15 spesies makrozoobentos dan 11 spesies meiozoobentos. Nilai indeks makrozoobentos menunjukkan H’ sedang–tinggi (2,512–3,465), E tinggi (0,643–0,887), dan C rendah (0,118–0,244). Sementara itu, meiozoobentos menunjukkan H’ sedang–tinggi (2,876–3,292), E tinggi (0,831–0,952), dan C rendah (0,115–0,207). Faktor lingkungan menunjukkan pH 7,75–7,91, salinitas 23,01–26,83 psu, suhu 27,26–28,25°C, intensitas cahaya 50,74–61,06 lux, DO 4,06–4,58 mg/L yang masih memenuhi baku mutu, serta BOD 5,58–6,41 mg/L yang rendah dan COD 132,78–248,96 mg/L yang melebihi baku mutu. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa ekosistem mangrove Desa Budeng memiliki struktur komunitas zoobentos yang relatif stabil dengan kondisi lingkungan yang secara umum masih mendukung kehidupan zoobentos, namun nilai COD tinggi mengindikasikan adanya tekanan terhadap kualitas perairan.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: mangrove, makrozoobentos, meiozoobentos
Subjects: Q Science > Q Science (General)
Q Science > QH Natural history
Divisions: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam > Jurusan Biologi dan Perikanan Kelautan > Program Studi Biologi (S1)
Depositing User: Choiriah Rizka Utami
Date Deposited: 12 Aug 2026 11:33
Last Modified: 12 Aug 2026 11:33
URI: http://repo.undiksha.ac.id/id/eprint/32589

Actions (login required)

View Item View Item