Kadek Indra Widnyana, Indra (2026) ANALISIS SPASIAL KETERCUKUPAN PRODUKSI BERAS DALAM MENDUKUNG PROGRAM KETAHANAN PANGAN DI KECAMATAN BULELENG. Diploma thesis, Universitas Pendidikan Ganesha.
|
Text (COVER)
2254013006-COVER.pdf Download (6MB) |
|
|
Text (ABSTRAK)
2254013006-ABSTRAK.pdf Download (6MB) |
|
|
Text (PENDAHULUAN)
2254013006-BAB 1 PENDAHULUAN.pdf Download (6MB) |
|
|
Text (KAJIAN TEORI)
2254013006-BAB 2 KAJIAN PUSTAKA.pdf Restricted to Repository staff only Download (6MB) | Request a copy |
|
|
Text (METODELOGI PENELITIAN)
2254013006-BAB 3 METODELOGI PENELITIAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (6MB) | Request a copy |
|
|
Text (HASIL DAN PEMBAHASAN)
2254013006-BAB 4 HASIL DAN PEMBAHASAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (6MB) | Request a copy |
|
|
Text (PENUTUP)
2254013006-BAB 5 PENUTUP.pdf Restricted to Repository staff only Download (6MB) | Request a copy |
|
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
2254013006-DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (6MB) |
|
|
Text (LAMPIRAN)
2254013006-LAMPIRAN.pdf Download (6MB) |
Abstract
ABSTRAK Ketahanan pangan merupakan kondisi terpenuhinya kebutuhan pangan masyarakat yang ditunjukkan oleh ketersediaan pangan yang cukup, aman, dan terjangkau. Beras sebagai pangan pokok utama masyarakat Indonesia memiliki peran penting dalam mendukung ketahanan pangan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis ketercukupan produksi beras dan memetakan persebarannya dalam mendukung program ketahanan pangan di Kecamatan Buleleng. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan pendekatan spasial. Data yang digunakan meliputi data produksi beras, jumlah penduduk, dan peta administrasi desa/kelurahan di Kecamatan Buleleng. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 8 desa yang termasuk kategori surplus, yaitu Alasangker, Penarukan, Poh Bergong, Penglatan, Sarimekar, Pertandakan, Jinangdalem, dan Paket Agung, sedangkan 21 desa/kelurahan lainnya termasuk kategori defisit. Desa Pertandakan memiliki rasio ketercukupan tertinggi sebesar 2,11. Hasil pemetaan menunjukkan bahwa wilayah surplus umumnya berada pada desa yang masih memiliki lahan pertanian produktif, sedangkan wilayah defisit didominasi kawasan dengan kepadatan penduduk tinggi dan lahan pertanian yang terbatas.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | G Geography. Anthropology. Recreation > G Geography (General) |
| Depositing User: | Kadek Indra Widnyana |
| Date Deposited: | 13 Aug 2026 06:25 |
| Last Modified: | 13 Aug 2026 06:26 |
| URI: | http://repo.undiksha.ac.id/id/eprint/32655 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
