Jing, Liu (2026) Factors Affecting Occupational Burnout Among Basic Course Teachers in Public Schools in Hubei Province: A Study Based On Structural-Equation Approach. Doctoral thesis, Universitas Pendidikan Ganesha.
|
Text (2439011018_COVER)
2439011018_Cover.pdf Download (664kB) |
|
|
Text (2439011018_ABSTRAK)
2439011018_Abstrak.pdf Download (145kB) |
|
|
Text (2439011018_BAB 1 PENDAHULUAN)
2439011018_Bab 1 Pendahuluan.pdf Download (2MB) |
|
|
Text (2439011018_KAJIAN TEORI)
2439011018_Bab 2 Kajian Teori.pdf Restricted to Repository staff only Download (2MB) | Request a copy |
|
|
Text (2439011018_METODELOGI PENELITIAN)
2439011018_Bab 3 Metodelogi Penelitian.pdf Restricted to Repository staff only Download (2MB) | Request a copy |
|
|
Text (2439011018_HASIL DAN PEMBAHASAN)
2439011018_Bab 4 Hasil dan Pembahasan.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) | Request a copy |
|
|
Text (2439011018_PENUTUP)
2439011018_Bab 5 Penutup.pdf Restricted to Repository staff only Download (206kB) | Request a copy |
|
|
Text (2439011018_DAFTAR PUSTAKA)
2439011018_Daftar Pustaka.pdf Download (475kB) |
|
|
Text (2439011018_LAMPIRAN)
2439011018_Lampiran.pdf Download (394kB) |
Abstract
Sebagai sebuah makalah penelitian mengenai penyebab terjadinya kelelahan kerja (burnout) di kalangan pengajar mata kuliah dasar umum di perguruan tinggi negeri Provinsi Hubei, Tiongkok, artikel ini menggabungkan tiga teori: model tuntutan-sumber daya pekerjaan (job demands-resources model-terkait keseimbangan antara tuntutan kerja dan sumber daya dalam situasi kerja karyawan; tuntutan diyakini memicu proses gangguan kesehatan karyawan, sedangkan sumber daya dianggap sebagai pelindung terhadap stres kerja), model ketidakseimbangan upaya-imbalan kerja (job effort-reward imbalance model-sebagai pemicu stres penting bagi pekerja akibat ketidakseimbangan antara upaya kerja dan persepsi terhadap imbalan), dan Teori Karier Kognitif Sosial (Social Cognitive Career Theory mengenai pengaruh faktor kognitif individu seperti gaya penanganan stres dan burnout karyawan). Data dari 500 pengajar diambil dari delapan perguruan tinggi, dan uji pendahuluan dilakukan melalui survei kuesioner untuk memverifikasi reliabilitas serta validitas kuesioner tersebut. Hasil analisis model persamaan struktural menunjukkan bahwa faktor-faktor seperti tekanan kerja dan kelelahan fisik berkaitan dengan kesehatan fisik dan mental pengajar. Perilaku siswa yang mengganggu memiliki pengaruh signifikan terhadap burnout. Strategi penanganan (coping) yang positif dapat mengurangi burnout, namun penerapannya dibatasi oleh stres kerja. Menariknya, sumber daya pekerjaan berkorelasi positif dengan burnout; hal ini dikaitkan dengan beban sumber daya yang berlebihan serta nilai-nilai budaya yang berakar pada semangat pengabdian Konfusianisme, yang mendorong pengabaian diri sendiri saat bekerja. Model terintegrasi ini menjelaskan 46,7% varians burnout, dengan kelelahan fisik sebagai prediktor terkuat. Studi ini memvalidasi keberlakuan lintas budaya dari kerangka kerja teoretis tersebut dan menyoroti perlunya intervensi bertingkat yang menyasar dukungan organisasi, kesehatan fisiologis, dan sikap budaya guna mencegah burnout pada pengajar secara efektif.
| Item Type: | Thesis (Doctoral) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Provinsi Hubei; Faktor-faktor yang memengaruhi; Pengajar mata kuliah dasar umum; Burnout pengajar |
| Subjects: | L Education > L Education (General) |
| Divisions: | Pascasarjana > Program Studi Ilmu Pendidikan (S3) |
| Depositing User: | Liu Jing |
| Date Deposited: | 14 Aug 2026 02:55 |
| Last Modified: | 14 Aug 2026 02:55 |
| URI: | http://repo.undiksha.ac.id/id/eprint/32672 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
