Sangging, Ni Nengah Aurellia Argyanti (2026) Hubungan Lingkar Pinggang Dengan Kadar Gula Darah Sewaktu Pada Orang Dewasa Di Puskesmas Tejakula I. Undergraduate thesis, Universitas Pendidikan Ganesha.
|
Text (COVER)
2218011020-COVER.pdf Download (1MB) |
|
|
Text (ABSTRAK)
2218011020-ABSTRAK.pdf Download (370kB) |
|
|
Text (BAB 1 PENDAHULUAN)
2218011020-BAB 1 PENDAHULUAN.pdf Download (158kB) |
|
|
Text (BAB 2 KAJIAN TEORI)
2218011020-BAB 2 KAJIAN TEORI.pdf Restricted to Repository staff only Download (996kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB 3 METODELOGI PENELITIAN)
2218011020-BAB 3 METODELOGI PENELITIAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (358kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB 4 HASIL PENELITIAN)
2218011020-BAB 4 HASIL PENELITIAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (179kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB 5 PEMBAHASAN)
2218011020-BAB 5 PEMBAHASAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (163kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB 6 PENUTUP)
2218011020-BAB 6 PENUTUP.pdf Restricted to Repository staff only Download (33kB) | Request a copy |
|
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
2218011020-DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (323kB) |
|
|
Text (LAMPIRAN)
2218011020-LAMPIRAN.pdf Download (2MB) |
Abstract
Menurut International Diabetes Federation (IDF), prevalensi diabetes di Indonesia terus mengalami peningkatan, dari 6,2% pada tahun 2019 menjadi 10,8% pada tahun 2021. Hal yang sama terjadi pada prevalensi obesitas sentral, Survei Kesehatan Indonesia (SKI) tahun 2023 mencatat prevalensi obesitas sentral sebesar 36,8%, dengan kelompok usia 45–54 tahun sebagai penyumbang terbesar (48%). Obesitas sentral yang ditandai dengan peningkatan lingkar pinggang merupakan salah satu faktor risiko terjadinya resistensi insulin. Lemak visceral menghasilkan sitokin proinflamasi yang mampu mengganggu fungsi insulin, sehingga berpotensi menyebabkan hiperglikemia. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan antara lingkar pinggang dan kadar gula darah sewaktu pada orang dewasa di Puskesmas Tejakula I melalui desain analitik observasional dengan pendekatan cross sectional. Sebanyak 127 responden berusia 19–59 tahun yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi diikutsertakan, dengan variabel penelitian berupa lingkar pinggang dan kadar gula darah sewaktu. Analisis hubungan kedua variabel dilakukan menggunakan uji korelasi Rank Spearman. Hasil penelitian ini mendapatkan nilai Koefisien Korelasi (r) sebesar 0,282, yang berarti lingkar pinggang dengan gula darah sewaktu memiliki hubungan yang positif dengan tingkat hubungan yang rendah. Kemudian nilai Signifikansi Korelasi (p) didapatkan sebesar 0,00 (p<0,05) menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan positif antara kedua variabel dengan kekuatan hubungan yang lemah. Hal tersebut memberi arti bahwa semakin besar lingkar pinggang, maka semakin tinggi kadar gula darah sewaktunya. Kata kunci: Gula Darah Sewaktu, Lingkar Pinggang, Usia Dewasa
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Gula Darah Sewaktu, Lingkar Pinggang, Usia Dewasa |
| Subjects: | R Medicine > R Medicine (General) R Medicine > RA Public aspects of medicine R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA0421 Public health. Hygiene. Preventive Medicine |
| Divisions: | Fakultas Kedokteran > Program Studi Kedokteran (S1) |
| Depositing User: | Ni Nengah Aurellia Argyanti Sangging |
| Date Deposited: | 13 Jan 2026 06:47 |
| Last Modified: | 13 Jan 2026 06:47 |
| URI: | http://repo.undiksha.ac.id/id/eprint/27500 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
