BENDUNGAN KARANGDORO BANYUWANGI (SEJARAH, DAMPAK, DAN POTENSINYA SEBAGAI SUMBER BELAJAR SEJARAH DI SMA)

Fitriani, Yunita Dewi (2026) BENDUNGAN KARANGDORO BANYUWANGI (SEJARAH, DAMPAK, DAN POTENSINYA SEBAGAI SUMBER BELAJAR SEJARAH DI SMA). Undergraduate thesis, Universitas Pendidikan Ganesha.

[img] Text (COVER)
2114021012_COVER.pdf

Download (812kB)
[img] Text (ABSTRAK)
2114021012_ABSTRAK.pdf

Download (212kB)
[img] Text (BAB 1 PENDAHULUAN)
2114021012_BAB 1 PENDAHULUAN.pdf

Download (299kB)
[img] Text (BAB 2 KAJIAN TEORI)
2114021012_BAB 2 KAJIAN TEORI.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (308kB) | Request a copy
[img] Text (BAB 3 METODELOGI PENELITIAN)
2114021012_BAB 3 METODELOGI PENELITIAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (284kB) | Request a copy
[img] Text (BAB 4 HASIL DAN PEMBAHASAN)
2114021012_BAB 4 HASIL DAN PEMBAHASAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB) | Request a copy
[img] Text (BAB 5 PENUTUP)
2114021012_BAB 5 PENUTUP.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (211kB) | Request a copy
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
2114021012_DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (293kB)
[img] Text (LAMPIRAN)
2114021012_LAMPIRAN.pdf

Download (2MB)

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Sejarah Bendungan Karangdoro di Kabupaten Banyuwangi, dampaknya terhadap kehidupan masyarakat, serta potensinya sebagai sumber belajar Sejarah di SMA. Penelitian ini dilakukan di Desa Karangdoro menggunakan metode penelitian historis melalui pendekatan heuristik meliputi observasi, penelusuran sumber tertulis, dokumentasi, wawancara langsung dengan pemerintah desa, tokoh masyarakat, pengelola bendungan dan warga sekitar. Hasil penelitian pada bidang ekonomi menunjukkan bahwa Bendungan Karangdoro berkontribusi terhadap peningkatan produktivitas pertanian. Pada tahun 1934 luas lahan irigasi meningkat dari 60.000 hektar menjadi 100.000 hektar dengan hasil panen mencapai 80–90 kuintal per hektar. Dalam lima tahun terakhir (2020–2025), produksi pertanian kembali meningkat pasca pandemi Covid-19 dan relatif stabil pada angka sekitar 2.800 ton. Dalam aspek sosial budaya, sejak tahun 1963 berkembang tradisi Bubak Bumi sebagai ungkapan syukur masyarakat atas melimpahnya sumber air dan hasil pertanian. Bendungan juga berfungsi sebagai ruang sosial dan simbol sejarah lokal. Kesimpulannya, bendungan Karangdoro memiliki nilai historis, sosial, dan budaya yang kuat sehingga sangat berpotensial dijadikan sebagai sumber belajar Sejarah di SMA. Keberadaan bendungan ini dapat membantu peserta didik memahami Sejarah lokal secara kontekstual, menumbuhkan kesadaran akan pentingnya pelestarian lingkungan, serta memperkuat identitas budaya terhadap daerahnya sendiri.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Bendungan Karangdoro, Sejarah Lokal, Ekonomi, Sosial Budaya; Sumber Belajar, Kurikulum Merdeka.
Subjects: D History General and Old World > D History (General)
L Education > L Education (General)
L Education > LA History of education
Divisions: Fakultas Hukum dan Ilmu Sosial > Jurusan Sejarah Sosiologi dan Perpustakaan > Program Studi Pendidikan Sejarah (S1)
Depositing User: Yunita Dewi Fitriani
Date Deposited: 05 Mar 2026 02:45
Last Modified: 05 Mar 2026 02:45
URI: http://repo.undiksha.ac.id/id/eprint/28708

Actions (login required)

View Item View Item