Pitriani, Ni Wayan Dian (2026) RESTITUSI: MEMBANGUN BUDAYA DISIPLIN POSITIF DALAM PEMBELAJARAN IPS DI SMP NEGERI SEKECAMATAN MENDOYO BERPERSPEKTIF KI HADJAR DEWANTARA TAHUN 2025. Masters thesis, Universitas Pendidikan Ganesha.
|
Text (COVER)
2429091019-COVER.pdf Download (8MB) |
|
|
Text (ABSTRAK)
2429091019-ABSTRAK.pdf Download (6MB) |
|
|
Text (BAB 1 PENDAHULUAN)
2429091019-BAB 1 PENDAHULUAN.pdf Download (6MB) |
|
|
Text (BAB 2 KAJIAN TEORI)
2429091019-BAB 2 KAJIAN TEORI.pdf Restricted to Repository staff only Download (6MB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB 3 METODELOGI PENELITIAN)
2429091019-BAB 3 METODELOGI PENELITIAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (6MB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB 4 HASIL DAN PEMBAHASAN)
2429091019-BAB 4 HASIL DAN PEMBAHASAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (6MB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB 5 PENUTUP)
2429091019-BAB 5 PENUTUP.pdf Restricted to Repository staff only Download (6MB) | Request a copy |
|
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
2429091019-DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (6MB) |
|
|
Text (LAMPIRAN)
2429091019-LAMPIRAN.pdf Download (6MB) |
Abstract
Permasalahan kedisiplinan siswa dalam pembelajaran masih sering ditangani dengan pendekatan hukuman yang menimbulkan rasa takut dan resistensi, bukan kesadaran diri. Kondisi ini menunjukkan bahwa budaya disiplin di sekolah belum sepenuhnya tumbuh dari kesadaran internal peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengeksplorasi penerapan restitusi dalam membangun budaya disiplin positif dengan perspektif filosofi pendidikan Ki Hadjar Dewantara yang menekankan pengasuhan humanis, keteladanan, dan kemerdekaan belajar. Jenis penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan subjek sebanyak 18 guru IPS dan 90 siswa tingkat SMP yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, sedangkan analisis data dilakukan secara interaktif melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan restitusi efektif dalam menumbuhkan kesadaran disiplin positif siswa karena berfokus pada pemulihan hubungan dan tanggung jawab pribadi, bukan pada pemberian hukuman. Restitusi mendorong siswa untuk memahami konsekuensi moral dari tindakannya serta membangun empati dan kontrol diri. Keselarasan konsep restitusi dengan prinsip “Ing Ngarso Sung Tulodo, Ing Madyo Mangun Karso, Tut Wuri Handayani” terbukti memperkuat pembentukan karakter disiplin positif di sekolah. Simpulan penelitian menegaskan bahwa restitusi berperspektif Ki Hadjar Dewantara dapat menjadi strategi efektif dan humanis dalam membangun budaya disiplin positif. Implikasi penelitian ini menekankan perlunya pelatihan guru untuk mengintegrasikan nilai-nilai among dan restitusi dalam praktik pembelajaran IPS.
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Kata Kunci: Restitusi, disiplin positif, pembelajaran IPS, Ki Hadjar Dewantara, budaya sekolah. |
| Subjects: | L Education > L Education (General) |
| Divisions: | Pascasarjana > Program Studi Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (S2) |
| Depositing User: | Ni Wayan Dian Pitriani |
| Date Deposited: | 30 Apr 2026 08:08 |
| Last Modified: | 30 Apr 2026 08:08 |
| URI: | http://repo.undiksha.ac.id/id/eprint/29102 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
