Prameswari, Ni Putu Dhita Prahita (2026) KAJIAN ETNOSAINS KAIN TENUN RANGRANG KHAS SERAYA KARANGASEM SEBAGAI PENDUKUNG MATERI PEMBELAJARAN IPA SMP. Undergraduate thesis, Universitas Pendidikan Ganesha.
|
Text (COVER)
2213071013-COVER.pdf Download (23MB) |
|
|
Text (ABSTRAK)
2213071013-ABSTRAK.pdf Download (11MB) |
|
|
Text (BAB 1 PENDAHULUAN)
2213071013-BAB 1 PENDAHULUAN.pdf Download (11MB) |
|
|
Text (BAB 2 KAJIAN TEORI)
2213071013-BAB 2 KAJIAN TEORI.pdf Restricted to Repository staff only Download (11MB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB 3 METODELOGI PENELITIAN)
2213071013-BAB 3 METODELOGI PENELITIAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (11MB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB 4 HASIL DAN PEMBAHASAN)
2213071013-BAB 4 HASIL DAN PEMBAHASAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (23MB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB 5 PENUTUP)
2213071013-BAB 5 PENITUP.pdf Restricted to Repository staff only Download (11MB) | Request a copy |
|
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
2213071013-DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (11MB) |
|
|
Text (LAMPIRAN)
2213071013-LAMPIRAN.pdf Download (11MB) |
Abstract
Latar belakang penelitian ini berangkat dari pentingnya mengaitkan pembelajaran IPA dengan konteks budaya lokal agar konsep sains lebih bermakna bagi peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kajian etnosains pada kain tenun rangrang khas Seraya, Karangasem sebagai pendukung materi IPA SMP. Penelitian menggunakan jenis penelitian kualitatif deskriptif dengan pendekatan etnosains. Subjek penelitian meliputi pemilik usaha, 2 penenun di Desa Seraya serta 3 guru IPA di SMP Negeri 3 Amlapura yang dipilih melalui purposive sampling. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara semi terstruktur, dan angket, kemudian dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pembuatan kain tenun rangrang memuat berbagai konsep sains antara lain klasifikasi dan perubahan materi pada penggunaan pewarna alami (indigo, mengkudu, dan lainnya) dan proses pemintalan kapas hingga menjadi benang, prinsip pesawat sederhana pada penggunaan alat tradisional, konsep kalor dan perpindahannya pada proses perebusan, konsep pH pada proses pewarnaan dan penguncian warna, serta konsep gaya, gerak, dan usaha pada aktivitas menenun. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa keseluruhan proses pembuatan kain tenun rangrang memiliki keterkaitan kuat dengan materi IPA SMP dan dapat digunakan sebagai sumber belajar kontekstual berbasis budaya lokal. Integrasi etnosains ini dapat membantu peserta didik memahami konsep sains secara lebih nyata sekaligus menumbuhkan kesadaran terhadap pelestarian budaya dan lingkungan.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Etnosains, Pembelajaran IPA, Tenun Rangrang, Seraya, Karangasem |
| Subjects: | L Education > L Education (General) Q Science > Q Science (General) Q Science > QC Physics Q Science > QD Chemistry |
| Divisions: | Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam > Jurusan Fisika dan Pengajaran IPA > Program Studi Pendidikan IPA (S1) |
| Depositing User: | Ni Putu Dhita Prahita Prameswari |
| Date Deposited: | 26 May 2026 09:06 |
| Last Modified: | 26 May 2026 09:06 |
| URI: | http://repo.undiksha.ac.id/id/eprint/29441 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
