HUBUNGAN KEPATUHAN MINUM OBAT DENGAN INTENSITAS DEPRESI PADA PASIEN DEPRESI DI RSUD KABUPATEN BULELENG

Suputra, I Putu Rama (2026) HUBUNGAN KEPATUHAN MINUM OBAT DENGAN INTENSITAS DEPRESI PADA PASIEN DEPRESI DI RSUD KABUPATEN BULELENG. Undergraduate thesis, Universitas Pendidikan Ganesha.

[img] Text (COVER)
2218011050-COVER.pdf

Download (356kB)
[img] Text (ABSTRAK)
2218011050-ABSTRAK.pdf

Download (28kB)
[img] Text (BAB 1 PENDAHULUAN)
2218011050-BAB 1 PENDAHULUAN.pdf

Download (106kB)
[img] Text (BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA)
2218011050-BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (236kB) | Request a copy
[img] Text (BAB 3 METODELOGI PENELITIAN)
2218011050-BAB 3 METODELOGI PENELITIAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (136kB) | Request a copy
[img] Text (BAB 4&5 HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN)
2218011050- BAB 4&5 HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (180kB) | Request a copy
[img] Text (BAB 6 PENUTUP)
2218011050-BAB 6 PENUTUP.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (26kB) | Request a copy
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
2218011050-DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (161kB)
[img] Text (LAMPIRAN)
2218011050-LAMPIRAN.pdf

Download (2MB)

Abstract

Depresi merupakan gangguan suasana hati yang memerlukan penanganan jangka panjang melalui farmakoterapi, di mana keberhasilan terapi sangat bergantung pada kepatuhan pasien dalam mengonsumsi obat antidepresan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara kepatuhan minum obat dan intensitas depresi pada pasien di Poliklinik Jiwa RSUD Kabupaten Buleleng. Penelitian ini menggunakan desain analitik observasional dengan pendekatan cross-sectional. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik consecutive sampling yang melibatkan 36 sampel. Tingkat kepatuhan minum obat diukur menggunakan kuesioner Morisky Medication Adherence Scale-8 (MMAS-8), sedangkan intensitas depresi dinilai menggunakan Beck Depression Inventory-II (BDI-II). Hasil penelitian menunjukkan karakteristik responden didominasi oleh perempuan (66,7%) dengan rata-rata usia 44,1 tahun. Secara deskriptif, mayoritas responden memiliki tingkat kepatuhan kategori sedang (55,6%) dan berada pada tingkat depresi minimal (63,9%). Hasil analisis bivariat menggunakan uji korelasi Rank Spearman menunjukkan nilai p = 0,222 (p > 0,05) dengan koefisien korelasi r = -0,209. Hal ini mengindikasikan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara kepatuhan minum obat dengan intensitas depresi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa tinggi rendahnya kepatuhan minum obat bukan satu-satunya faktor penentu berat ringannya gejala depresi, melainkan terdapat faktor kompleks lain seperti resistensi biologis dan dukungan sosial yang turut berpengaruh. Kata Kunci : Depresi, Kepatuhan Minum Obat, MMAS-8, BDI-II, RSUD Kabupaten Buleleng.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Kata Kunci : Depresi, Kepatuhan Minum Obat, MMAS-8, BDI-II, RSUD Kabupaten Buleleng.
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
R Medicine > RZ Other systems of medicine
Divisions: Fakultas Kedokteran > Program Studi Kedokteran (S1)
Depositing User: I Putu Rama Suputra
Date Deposited: 29 Jan 2026 00:58
Last Modified: 29 Jan 2026 00:58
URI: http://repo.undiksha.ac.id/id/eprint/27855

Actions (login required)

View Item View Item