Adnyana, I Putu Widi (2026) EFEKTIVITAS KONSELING COGNITIVE BEHAVIORAL DENGAN TEKNIK AFIRMASI POSITIF UNTUK MEMINIMALISIR STRES AKADEMIK SISWA KELAS XI DI SMA LAB UNDIKSHA. Undergraduate thesis, Universitas Pendidikan Ganesha.
|
Text (COVER)
2111011038-COVER.pdf Download (571kB) |
|
|
Text (ABSTRAK)
2111011038-ABSTRAK.pdf Download (225kB) |
|
|
Text (BAB 1 PENDAHULUAN)
2111011038-BAB 1 PENDAHULUAN.pdf Download (240kB) |
|
|
Text (BAB 2 KAJIAN TEORI)
2111011038-BAB 2 KAJIAN TEORI.pdf Restricted to Repository staff only Download (390kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB 3 METODELOGI PENELITIAN)
2111011038-BAB 3 METODELOGI PENELITIAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (303kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB 4 HASIL DAN PEMBAHASAN)
2111011038-BAB 4 HASIL DAN PEMBAHASAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (714kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB 5 PENUTUP)
2111011038-BAB 5 PENUTUP.pdf Restricted to Repository staff only Download (231kB) | Request a copy |
|
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
2111011038-DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (201kB) |
|
|
Text (LAMPIRAN)
2111011038-LAMPIRAN.pdf Download (600kB) |
Abstract
Tingginya tekanan akademik, tuntutan performa, serta evaluasi berkelanjutan menjadikan remaja rentan mengalami stres akademik dengan gejala kognitif, emosional, dan fisiologis yang menghambat keberfungsian belajar. Layanan konseling di sekolah kerap belum optimal karena fokus masih pada penanganan kasus, belum pada restrukturisasi pikiran otomatis negatif dan regulasi diri. Penelitian ini bertujuan menerapkan konseling Cognitive Behavioral Therapy (CBT) terintegrasi teknik afirmasi positif sebagai intervensi penurunan stres akademik pada remaja. Desain penelitian menggunakan Single Subject Design (SSD) model A–B–A dengan tiga subjek kategori stres sedang hingga sangat berat berdasarkan DASS-21. Intervensi berlangsung tujuh sesi melalui identifikasi distorsi kognitif, restrukturisasi pikiran disfungsional, dan internalisasi afirmasi positif sebagai substitusi pikiran otomatis. Hasil menunjukkan penurunan level stres konsisten pada seluruh subjek: subjek 1 dari kategori sangat berat menjadi sedang, subjek 2 dari berat menjadi sedang, dan subjek 3 dari sedang menjadi ringan. Analisis visual memperlihatkan tren menurun dan stabil pada fase baseline kedua, sedangkan uji Wilcoxon mengonfirmasi perbedaan skor signifikan antara baseline dan intervensi. Temuan ini menegaskan urgensi layanan konseling berbasis CBT–afirmasi positif untuk memperkuat regulasi emosi dan ketahanan belajar, serta perlunya terus mengembangkan panduan implementasi konseling preventif dalam konteks sekolah.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Kata kunci: Stres akademik; remaja; Cognitive Behavioral Therapy; afirmasi positif |
| Subjects: | L Education > L Education (General) |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Pendidikan > Jurusan Ilmu Pendidikan, Psikologi dan Bimbingan > Program Studi Bimbingan Konseling (S1) |
| Depositing User: | I Putu Widi Adnyana |
| Date Deposited: | 11 Feb 2026 12:11 |
| Last Modified: | 11 Feb 2026 12:11 |
| URI: | http://repo.undiksha.ac.id/id/eprint/28134 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
