Indrayani, Ni Kadek Mustika (2026) PENGARUH PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN AUDITORY INTELLECTUALLY REPETITION (AIR) BERBANTUAN MASALAH KONTEKSTUAL TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA SISWA KELAS VIII SMP. Undergraduate thesis, Universitas Pendidikan Ganesha.
|
Text (COVER)
2213011044-COVER.pdf Download (37MB) |
|
|
Text (ABSTRAK)
2213011044-ABSTRAK.pdf Download (294kB) |
|
|
Text (BAB 1 PENDAHULUAN)
2213011044-BAB 1 PENDAHULUAN.pdf Download (314kB) |
|
|
Text (BAB 2 KAJIAN TEORI)
2213011044-BAB 2 KAJIAN TEORI.pdf Restricted to Repository staff only Download (554kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB 3 METODELOGI PENELITIAN)
2213011044-BAB 3 METODELOGI PENELITIAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (519kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB 4 HASIL DAN PEMBAHASAN)
2213011044-BAB 4 HASIL DAN PEMBAHASAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (399kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB 5 PENUTUP)
2213011044-BAB 5 PENUTUP.pdf Restricted to Repository staff only Download (253kB) | Request a copy |
|
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
2213011044-DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (248kB) |
|
|
Text (LAMPIRAN)
2213011044-LAMPIRAN.pdf Download (15MB) |
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh terbatasnya variasi model pembelajaran yang digunakan guru serta minimnya keterkaitan materi dengan konteks kehidupan sehari-hari, yang berdampak pada rendahnya kemampuan pemecahan masalah matematika siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah kemampuan pemecahan masalah matematika siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran Auditory Intellectually Repetition (AIR) berbantuan masalah kontekstual lebih baik dibandingkan dengan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen semu (quasi experimental) dengan desain post-test only control group design. Populasi penelitian mencakup seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri 5 Singaraja tahun ajaran 2025/2026 yang terdiri atas 10 kelas dengan jumlah keseluruhan sebanyak 317 siswa. Pemilihan sampel dilakukan menggunakan teknik cluster random sampling, sehingga terpilih dua kelas sebagai sampel penelitian, masing-masing berjumlah 32 siswa. Kelas VIII B ditetapkan sebagai kelas eksperimen yang menerapkan model pembelajaran AIR berbantuan masalah kontekstual, sedangkan kelas VIII C sebagai kelas kontrol yang menggunakan pembelajaran konvensional. Pengumpulan data dilakukan melalui tes uraian sebanyak lima soal untuk mengukur kemampuan pemecahan masalah matematika siswa. Uji hipotesis dianalisis menggunakan uji t (independent samples test) dengan taraf signifikansi 5%. Hasil analisis menunjukkan nilai Sig. sebesar 0,0005 dimana nilai Sig. < 0,05 yang artinya H_(0) ditolak dan H_(1) diterima. Rata-rata nilai post-test kelas eksperimen sebesar 76,38 sedangkan kelas kontrol memperoleh rata-rata sebesar 60,19. Temuan ini menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran AIR berbantuan masalah kontekstual memberikan pengaruh yang signifikan terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika siswa. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa kemampuan pemecahan masalah matematika siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model AIR berbantuan masalah kontekstual lebih baik dibandingkan dengan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | AIR, Masalah Kontekstual, Kemampuan Pemecahan Masalah. |
| Subjects: | L Education > L Education (General) L Education > LB Theory and practice of education L Education > LB Theory and practice of education > LB1603 Secondary Education. High schools Q Science > QA Mathematics |
| Divisions: | Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam > Jurusan Matematika > Program Studi Pendidikan Matematika (S1) |
| Depositing User: | Ni Kadek Mustika Indrayani |
| Date Deposited: | 16 Mar 2026 07:14 |
| Last Modified: | 16 Mar 2026 07:14 |
| URI: | http://repo.undiksha.ac.id/id/eprint/28860 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
