ADULTS’ VERSUS ELDERS’ PERCEIVED UNDERSTANDING OF THE ENDANGERED LEXICONS OF THE KEPUS PUNGSED RITUAL IN MENYALI VILLAGE

Pebbyanti, Ni Made Manda Risva (2026) ADULTS’ VERSUS ELDERS’ PERCEIVED UNDERSTANDING OF THE ENDANGERED LEXICONS OF THE KEPUS PUNGSED RITUAL IN MENYALI VILLAGE. Undergraduate thesis, Universitas Pendidikan Ganesha.

[img] Text (COVER)
2212021011-COVER.pdf

Download (714kB)
[img] Text (ABSTRAK)
2212021011-ABSTRAK.pdf

Download (268kB)
[img] Text (BAB 1 PENDAHULUAN)
2212021011-BAB 1 PENDAHULUAN.pdf

Download (273kB)
[img] Text (BAB 2 KAJIAN TEORI)
2212021011-BAB 2 KAJIAN TEORI.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (422kB) | Request a copy
[img] Text (BAB 3 METODELOGI PENELITIAN)
2212021011-BAB 3 METODELOGI PENELITIAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (387kB) | Request a copy
[img] Text (BAB 4 HASIL DAN PEMBAHASAN)
2212021011-BAB 4 HASIL DAN PEMBAHASAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (543kB) | Request a copy
[img] Text (BAB 5 PENUTUP)
2212021011-BAB 5 PENUTUP.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (242kB) | Request a copy
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
2212021011-DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (252kB)
[img] Text (LAMPIRAN)
2212021011-LAMPIRAN.pdf

Download (691kB)

Abstract

Ritual Kepus Pungsed merupakan upacara siklus kehidupan dalam agama Hindu Bali yang dilaksanakan di Desa Menyali dan mengandung leksikon yang sarat makna budaya serta spiritual sebagai media transmisi pengetahuan tradisional. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan tingkat pemahaman perseptual leksikon ritual pada kelompok dewasa, (2) pada kelompok lansia, serta (3) menguji perbedaan signifikan antara keduanya. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif komparatif dengan pendekatan cross-sectional. Data dikumpulkan melalui kuesioner berisi 36 leksikon ritual kepada 100 responden (50 dewasa dan 50 lansia) di Desa Menyali. Analisis data dilakukan dengan statistik deskriptif dan uji Mann-Whitney U. Hasil menunjukkan adanya kesenjangan generasi yang jelas. Kelompok dewasa memiliki tingkat pemahaman rendah (76% sangat rendah, 24% rendah), sedangkan kelompok lansia menunjukkan tingkat pemahaman tinggi (72% sangat tinggi, 28% tinggi). Uji inferensial mengonfirmasi adanya perbedaan signifikan antara kedua kelompok. Temuan ini menunjukkan bahwa leksikon ritual Kepus Pungsed berada dalam kondisi rentan akibat menurunnya pemahaman pada generasi dewasa. Oleh karena itu, diperlukan penguatan transmisi antargenerasi serta integrasi unsur budaya dan linguistik, khususnya melalui pendidikan bahasa Inggris, untuk mendukung pelestarian dan revitalisasi leksikon yang terancam punah.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: ritual Kepus Pungsed, leksikon terancam punah, bahasa Bali, pelestarian budaya, pendidikan bahasa Inggris
Subjects: L Education > L Education (General)
P Language and Literature > PE English
P Language and Literature > PN Literature (General)
P Language and Literature > PR English literature
Divisions: Fakultas Bahasa dan Seni > Jurusan Bahasa Asing > Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris (S1)
Depositing User: Ni Made Manda Risva Pebbyanti
Date Deposited: 24 Jun 2026 00:42
Last Modified: 24 Jun 2026 00:42
URI: http://repo.undiksha.ac.id/id/eprint/30015

Actions (login required)

View Item View Item