Sawitri, Ida Ayu (2026) Pengembangan Film Animasi 3 Dimensi "Pelangi Yang Tercoreng" Dampak Menonton Pornografi Bagi Anak - Anak. Undergraduate thesis, Universitas Pendidikan Ganesha.
|
Text (COVER)
2215051093 - COVER.pdf Download (327kB) |
|
|
Text (ABSTRAK)
2215051093 - ABSTRAK.pdf Download (180kB) |
|
|
Text (BAB I PENDAHULUAN)
2215051093 - BAB I PENDAHULUAN.pdf Download (199kB) |
|
|
Text (BAB II KAJIAN TEORI)
2215051093 - BAB II KAJIAN TEORI.pdf Restricted to Repository staff only Download (437kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB III METODELOGI PENELITIAN)
2215051093 - BAB III METODELOGI PENELITIAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (447kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN)
2215051093 - BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN.pdf Download (646kB) |
|
|
Text (BAB V PENUTUP)
2215051093 - BAB V PENUTUP.pdf Restricted to Repository staff only Download (186kB) | Request a copy |
|
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
2215051093 - DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (232kB) |
|
|
Text (LAMPIRAN)
2215051093 - LAMPIRAN.pdf Download (1MB) |
Abstract
Kemajuan teknologi digital yang berkembang secara cepat membuat anak-anak semakin mudah mengakses internet. Selain memberikan manfaat dalam bidang pendidikan dan informasi, kondisi ini juga membuka peluang meningkatnya paparan terhadap konten pornografi yang berpotensi memberikan dampak negatif pada perkembangan kognitif, emosional, maupun perilaku anak. Walaupun pemerintah Indonesia telah memberlakukan Undang-Undang Nomor 44 Tahun 2008 tentang Pornografi sebagai upaya pengendalian, penyebaran konten pornografi di media digital masih sulit dibatasi. Berdasarkan hasil observasi awal di SMP Negeri 2 Singaraja, diketahui bahwa siswa telah memiliki pemahaman dasar mengenai pornografi, namun pemahaman tersebut belum mendalam terutama terkait dampak yang ditimbulkan. Oleh karena itu, diperlukan media edukasi yang komunikatif dan sesuai dengan tahap perkembangan peserta didik. Penelitian ini bertujuan mengembangkan film animasi 3 dimensi berjudul “Pelangi yang Tercoreng” sebagai media edukasi serta mengetahui respon pengguna terhadap media tersebut. Metode yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model Multimedia Development Life Cycle (MDLC) yang meliputi enam tahapan, yaitu concept, design, material collecting, assembly, testing, dan distribution. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan angket, sedangkan analisis data menggunakan teknik deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa film animasi yang dikembangkan memperoleh tingkat kelayakan sangat tinggi dengan skor validasi ahli sebesar 1,00. Selain itu, respon pengguna menunjukkan kategori sangat baik sebesar 64% dan kategori baik sebesar 36%, sehingga media yang dikembangkan dinilai layak digunakan sebagai media edukasi.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | teknologi digital, pornografi, film animasi 3 dimensi, media edukasi, MDLC |
| Subjects: | L Education > L Education (General) L Education > LB Theory and practice of education |
| Divisions: | Fakultas Teknik dan Kejuruan > Jurusan Teknik Informatika > Program Studi Pendidikan Teknik Informatika (S1) |
| Depositing User: | Ida Ayu Padmi Sawitri |
| Date Deposited: | 24 Jun 2026 08:55 |
| Last Modified: | 24 Jun 2026 08:55 |
| URI: | http://repo.undiksha.ac.id/id/eprint/30101 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
