A COMPARISON BETWEEN BALINESE AND SOUTH KOREAN SWEAR WORDS

Suari, Ni Putu Pradnya (2026) A COMPARISON BETWEEN BALINESE AND SOUTH KOREAN SWEAR WORDS. Undergraduate thesis, Universitas Pendidikan Ganesha.

[img] Text (COVER)
2212021142-COVER.pdf

Download (5MB)
[img] Text (ABSTRAK)
2212021142-ABSTRAK.pdf

Download (5MB)
[img] Text (BAB 1 PENDAHULUAN)
2212021142-BAB 1 PENDAHULUAN.pdf

Download (5MB)
[img] Text (BAB 2 KAJIAN TEORI)
2212021142-BAB 2 KAJIAN TEORI.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (5MB) | Request a copy
[img] Text (BAB 3 METODELOGI PENELITIAN)
2212021142-BAB 3 METODELOGI PENELITIAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (5MB) | Request a copy
[img] Text (BAB 4 HASIL DAN PEMBAHASAN)
2212021142-BAB 4 HASIL DAN PEMBAHASAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (5MB) | Request a copy
[img] Text (BAB 5 PENUTUP)
2212021142-BAB 5 PENUTUP.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (5MB) | Request a copy
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
2212021142-DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (5MB)
[img] Text (LAMPIRAN)
2212021142-LAMPIRAN.pdf

Download (5MB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan bentuk, fungsi, dan referensi katakata umpatan dalam bahasa Korea Selatan dan bahasa Bali. Penelitian ini menggunakan desain penelitian deskriptif kualitatif komparatif dengan metode analisis dokumen. Data dalam penelitian ini dikumpulkan dari penelitian-penelitian sebelumnya yang berfokus pada kata-kata umpatan dalam bahasa Korea Standar informal (Pyojuneo) dan bahasa Bali yang digunakan di Kabupaten Buleleng. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kata-kata umpatan dalam bahasa Bali dan bahasa Korea Selatan memiliki kesamaan dalam bentuk linguistik, yaitu berupa kata, frasa, dan klausa. Dari segi fungsi, kata-kata umpatan pada kedua bahasa sama-sama digunakan untuk mengekspresikan emosi, membangun interaksi sosial, dan mengelola stres. Namun, terdapat perbedaan dalam struktur linguistik dan penggunaannya berdasarkan konteks sosiokultural. Kata-kata umpatan dalam bahasa Bali memiliki variasi yang lebih beragam dalam bentuk frasa dan klausa, sedangkan kata-kata umpatan dalam bahasa Korea Selatan lebih banyak direalisasikan dalam bentuk kata dan frasa. Dari segi referensi, kedua bahasa memiliki beberapa domain referensi yang serupa, meliputi aktivitas seksual, ekskresi, agama atau makhluk supranatural, kondisi sosial, objek konkret, konsep atau situasi abstrak, bagian tubuh, hewan, tindakan, dan profesi. Meskipun demikian, kata-kata umpatan dalam bahasa Bali cenderung lebih banyak merujuk pada hewan, makhluk mitologis, dan karakteristik personal yang dipengaruhi oleh kepercayaan budaya lokal, sedangkan kata-kata umpatan dalam bahasa Korea Selatan lebih banyak menekankan pada perilaku seksual, penghinaan terhadap individu, dan hubungan sosial yang bersifat hierarkis. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa meskipun kedua bahasa memiliki domain tabu dan fungsi komunikatif yang serupa, keduanya berbeda dalam realisasi linguistik dan interpretasi budayanya. Oleh karena itu, pemahaman terhadap persamaan dan perbedaan tersebut dapat meningkatkan kesadaran antarbudaya serta membantu mengurangi kesalahpahaman dalam komunikasi lintas budaya.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Bahasa Bali; Bahasa Korea Selatan; Kata-kata Umpatan; Bentuk; Fungsi; Referensi.
Subjects: P Language and Literature > PR English literature
Divisions: Fakultas Bahasa dan Seni > Jurusan Bahasa Asing > Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris (S1)
Depositing User: Ni Putu Pradnya Suari
Date Deposited: 07 Jul 2026 08:12
Last Modified: 07 Jul 2026 08:12
URI: http://repo.undiksha.ac.id/id/eprint/30608

Actions (login required)

View Item View Item