Br Ginting, Natasya Cornelia (2026) PENGARUH MODEL SELF ORGANIZED LEARNING ENVIRONMENT (SOLE) BERBANTUAN PHET SIMULATION TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH FISIKA SISWA SMA. Undergraduate thesis, Universitas Pendidikan Ganesha.
|
Text (COVER)
2213021020-COVER.pdf Download (20MB) |
|
|
Text (ABSTRAK)
2213021020-ABSTRAK 1.pdf Download (100kB) |
|
|
Text (BAB 1 PENDAHULUAN)
2213021020-BAB 1 PENDAHULUAN.pdf Download (20MB) |
|
|
Text (BAB 2 KAJIAN TEORI)
2213021020-BAB 2 KAJIAN TEORI.pdf Restricted to Repository staff only Download (20MB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB 3 METODELOGI PENELITIAN)
2213021020-BAB 3 METODELOGI PENELITIAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (20MB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB 4 HASIL DAN PEMBAHASAN)
2213021020-BAB 4 HASIL DAN PEMBAHASAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (20MB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB 5 PENUTUP)
2213021020-BAB 5 PENUTUP.pdf Restricted to Repository staff only Download (57kB) | Request a copy |
|
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
2213021020-DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (20MB) |
|
|
Text (LAMPIRAN)
2213021020-LAMPIRAN.pdf Download (20MB) |
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan kemampuan pemecahan masalah antara siswa yang belajar menggunakan model self organized learning environment (SOLE) berbantuan PHET Simulation dengan siswa yang belajar dengan model direct instruction (DI). Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu dengan desain penelitian nonequivalent pretest-posttest control group design. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas XI SMA Negeri 3 Singaraja sebanyak 127 siswa. Sampel penelitian ini menggunakan teknik simple random sampling dan terpilih 2 kelas sebagai sampel, yaitu kelas XI D dengan jumlah siswa sebanyak 32 orang sebagai kelompok eksperimen dan kelas XI C dengan jumlah siswa sebanyak 33 orang sebagai kelompok kontrol. Data kemampuan pemecahan masalah diukur menggunakan instrumen penelitian berbentuk 10 soal esai dengan reliabilitas sebesar 0,908 dan konsistensi internal tes berkisaran dari 0,61 sampai dengan 0,82. Data dianalisis dengan analisis deskriptif, analisis kovarian, dan uji lanjut LSD. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) Kelompok eksperimen dengan perlakuan model SOLE berbantuan PHET Simulation memperoleh nilai rata-rata posttest sebesar 79,90 (SD = 3,78), sedangkan kelompok kontrol dengan perlakuan model DI memperoleh nilai rata-rata sebesar 65,21 (SD = 4,36). Hasil uji analisis kovarian (ANAKOVA) menunjukkan adanya perbedaan kemampuan pemecahan masalah antara siswa yang belajar menggunakan model SOLE berbantuan PhET Simulation dengan siswa yang belajar menggunakan model DI (Fhitung= 90.653 dengan p=0,001 lebih kecil dari 0,05). 2)Hasil uji lanjut LSD diperoleh bahwa delta miu= 13,056 lebih besar dari nilai LSD hitung yang besarnya 1,93, sehingga model SOLE berbantuan PHET Simulation berpengaruh signifikan terhadap kemampuan pemecahan masalah siswa dibandingkan dengan model DI. Simpulan dari hasil penelitian ini adalah terdapat perbedaan kemampuan pemecahan masalah antara siswa yang belajar menggunakan model SOLE berbantuan PHET Simulation dengan siswa yang belajar menggunakan model DI.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Pembelajaran fisika, self organized learning environment, direct instruction, PHET Simulation, kemampuan pemecahan masalah fisika |
| Subjects: | L Education > L Education (General) L Education > LA History of education |
| Divisions: | Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam > Jurusan Fisika dan Pengajaran IPA > Program Studi Pendidikan Fisika (S1) |
| Depositing User: | Natasya Cornelia br Ginting |
| Date Deposited: | 29 Jul 2026 06:57 |
| Last Modified: | 29 Jul 2026 06:57 |
| URI: | http://repo.undiksha.ac.id/id/eprint/31744 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
