Ginting, Elna Eyonice (2026) Deskripsi Problematika Guru Sekolah Dasar Sebagai Guru Memesona di Gugus III Kecamatan Buleleng. Undergraduate thesis, Universitas Pendidikan Ganesha.
|
Text (COVER)
1911031085-Cover.pdf Download (3MB) |
|
|
Text (ABSTRAK)
1911031085-ABSTRAK.pdf Download (1MB) |
|
|
Text (BAB 1 PENDAHULUAN)
1911031085-BAB 1 PENDAHULUAN.pdf Download (1MB) |
|
|
Text (BAB 2 KAJIAN TEORI)
1911031085-BAB 2 KAJIAN TEORI.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB 3 METODELOGI PENELITIAN)
1911031085-BAB 3 METODELOGI PENELITIAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB 4 HASIL DAN PEMBAHASAN)
1911031085-BAB 4 HASIL DAN PEMBAHASAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB 5 PENUTUP)
1911031085-PENUTUP.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) | Request a copy |
|
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
1911031085-DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (1MB) |
|
|
Text (LAMPIRAN)
1911031085-LAMPIRAN.pdf Download (10MB) |
Abstract
Latar belakang penelitian ini berangkat dari semakin kompleksnya tugas guru sekolah dasar yang tidak hanya menjalankan fungsi sebagai pendidik, tetapi juga dituntut mampu menjadi guru memesona yang professional, inspiratif, serta mampu membangun pengalaman belajar yang bermakna. Dalam praktiknya, tuntutan tersebut sering kali dihadapkan pada berbagai kendala di lapangan yang memengaruhi optimalisasi peran guru. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan problematika guru sekolah dasar sebagai guru memesona di Gugus III Kecamatan Buleleng serta faktor-faktor yang memengaruhinya. Penelitian ini menggunakan metode non-tes dengan teknik pengumpulan data berupa angket tertutup dalam bentuk hard copy yang diberikan kepada responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa problematika guru sekolah dasar sebagai guru memesona di Gugus III Kecamatan Buleleng berada pada kategori tinggi dengan nilai rata-rata sebesar 3,66. Temuan ini menujukkan bahwa guru masih menghadapi berbagai problematika dalam membangun interaksi yang komunikatif dengan peserta didik, melaksanakan pembelajaran yang efektif, serta memilih dan menggunakan materi dan media pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan peserta dididk. Interaksi antara guru dengan siswa menjadi problematika terbesar, dengan rata-rata sebesar 3,73 (93,25%). Materi dan media pembelajaran menjadi problematika terendah di antara problematika lainnya yaitu sebesar 3,62 (90,5%). Faktor- faktor yang memengaruhi problematika guru sekolah dasar sebagai guru memesona di Gugus III Kecamatan Buleleng adalah lingkungan sekitar tempat proses pembelajaran berlangsung sebesar (94,75%), hubungan guru dengan lembaga kependidikan/sekolah (86,75%), kualitas guru dalam menyikapi situasi belajar (87,5%), komunikasi guru dengan orang tua siswa (90,25%), dan hubungan guru dengan masyarakat (88%). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa faktor internal dan eksternal berperan dalam memengaruhi problematika guru sebagai guru memesona.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | problematika guru, guru memesona, sekolah dasar, kompetensi guru |
| Subjects: | L Education > LC Special aspects of education |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Pendidikan > Jurusan Pendidikan Dasar > Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (S1) |
| Depositing User: | Elna Eyonice Br Ginting |
| Date Deposited: | 29 Jul 2026 05:23 |
| Last Modified: | 29 Jul 2026 05:23 |
| URI: | http://repo.undiksha.ac.id/id/eprint/31780 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
