Sari, Ni Kade Indu Dewi Kumala (2026) PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOLABORATIF BERORIENTASI KEARIFAN LOKAL TIMOR TERHADAP PENINGKATAN LITERASI EKOLOGI DAN PEMAHAMAN KONSERVASI CAGAR ALAM SISWA SEKOLAH DASAR. Masters thesis, Universitas Pendidikan Ganesha.
|
Text (COVER)
2429041121-COVER.pdf Download (2MB) |
|
|
Text (ABSTRAK)
2429041121-ABSTRAK.pdf Download (246kB) |
|
|
Text (BAB 1 PENDAHULUAN)
2429041121-BAB 1 PENDAHULUAN.pdf Download (285kB) |
|
|
Text (BAB 2 KAJIAN TEORI)
2429041121-BAB 2 KAJIAN TEORI.pdf Restricted to Repository staff only Download (525kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB 3 METODELOGI PENELITIAN)
2429041121-BAB 3 METODE PENELITIAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (533kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB 4 HASIL DAN PEMBAHASAN)
2429041121-BAB 4 HASIL DAN PEMBAHASAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (555kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB 5 PENUTUP)
2429041121-BAB 5 PENUTUP.pdf Restricted to Repository staff only Download (264kB) | Request a copy |
|
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
2429041121-DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (268kB) |
|
|
Text (LAMPIRAN)
2429041121-LAMPIRAN.pdf Download (7MB) |
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh model pembelajaran kolaboratif berorientasi kearifan lokal Timor terhadap peningkatan literasi ekologi dan pemahaman konservasi cagar alam siswa kelas VI sekolah dasar di Timor Tengah Selatan. Rendahnya literasi ekologi dan pemahaman konservasi siswa disebabkan oleh pembelajaran IPA yang masih bersifat konvensional, teoritis, dan kurang kontekstual dengan lingkungan lokal, khususnya Cagar Alam Mutis. Selain itu, nilai kearifan lokal Mansian–Muit–Nasi, Na Bua yang menekankan gotong royong dan pelestarian alam belum terintegrasi secara optimal dalam pembelajaran, sehingga diperlukan inovasi pembelajaran yang relevan dengan konteks budaya dan lingkungan setempat. Pendekatan kuantitatif dengan desain quasi-eksperimen pretest-posttest control group design diterapkan pada 68 siswa kelas VI (eksperimen n=34, kontrol n=34) di dua sekolah dasar wilayah Timor Tengah Selatan. Model kolaboratif melibatkan aktivitas kelompok berbasis gotong royong, diskusi lingkungan lokal, dan proyek pelestarian Mutis selama 8 pertemuan. Instrumen tes literasi ekologi (40 butir, reliabilitas 0,82) dan tes pemahaman konservasi (35 butir, reliabilitas 0,85) divalidasi oleh ahli. Data diuji normalitas dengan Kolmogorov-Smirnov, dianalisis inferensial menggunakan uji Wilcoxon (intrakelompok) dan Mann-Whitney (antarkelompok) pada α=0,05.Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran kolaboratif berorientasi kearifan lokal Timor berpengaruh signifikan secara simultan terhadap peningkatan literasi ekologi dan pemahaman konservasi cagar alam siswa (p < 0,05). Rata-rata skor literasi ekologi pada kelas eksperimen meningkat dari 52,35 pada pretest menjadi 82,65 pada posttest, sedangkan kelas kontrol meningkat dari 51,47 menjadi 68,24. Pemahaman konservasi cagar alam siswa kelas eksperimen juga meningkat dari rata-rata 54,12 menjadi 84,71, sementara kelas kontrol meningkat dari 53,88 menjadi 70,59. Model ini efektif, direkomendasikan untuk pengembangan kurikulum berbasis kearifan lokal di daerah serupa.
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Kearifan Lokal, Literasi Ekologi, Model Pembelajaran Kolaboratif, Pemahaman Konservasi, Sekolah Dasar |
| Subjects: | L Education > L Education (General) Q Science > Q Science (General) Q Science > QH Natural history Q Science > QK Botany |
| Divisions: | Pascasarjana > Program Studi Pendidikan Dasar (S2) |
| Depositing User: | Ni Kade Indu Dewi Kumala Sari |
| Date Deposited: | 26 Feb 2026 00:00 |
| Last Modified: | 26 Feb 2026 00:00 |
| URI: | http://repo.undiksha.ac.id/id/eprint/28341 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
