PENGARUH MODEL PROBLEM BASED E-LEARNING TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH FISIKA SISWA DI SMA NEGERI 2 TABANAN

PRATIWI, MADE ANIEK MONIKA (2020) PENGARUH MODEL PROBLEM BASED E-LEARNING TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH FISIKA SISWA DI SMA NEGERI 2 TABANAN. Undergraduate thesis, Universitas Pendidikan Ganesha.

[img] Text (COVER)
1613021041-COVER.pdf

Download (602kB)
[img] Text (ABSTRAK)
1613021041-ABSTRAK.pdf

Download (408kB)
[img] Text (BAB 1 PENDAHULUAN)
1613021041-BAB 1 PENDAHULUAN.pdf

Download (406kB)
[img] Text (BAB 2 KAJIAN TEORI)
1613021041-BAB 2 KAJIAN TEORI.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (501kB) | Request a copy
[img] Text (BAB 3 METODELOGI PENELITIAN)
1613021041-BAB 3 METODELOGI PENELITIAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (734kB) | Request a copy
[img] Text (BAB 4 HASIL DAN PEMBAHASAN)
1613021041-BAB 4 HASIL DAN PEMBAHASAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (567kB) | Request a copy
[img] Text (BAB 5 PENUTUP)
1613021041-BAB 5 PENUTUP.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (169kB) | Request a copy
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
1613021041-DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (313kB)
[img] Text (LAMPIRAN)
1613021041-LAMPIRAN.pdf

Download (3MB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis perbedaan kemampuan pemecahan masalah fisika siswa yang belajar menggunakan model problem based e-learning (MPBEL), dan model direct guided e-learning (MDGEL). Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu (quasi experiment) dengan desain nonequivalent pretest-posttest control group design. Populasi penelitian adalah kelas X MIPA SMA Negeri 2 Tabanan yang berjumlah 8 kelas dengan total populasi 287 orang. Sampel penelitian diambil dengan teknik random assignment untuk menentukan sampel penelitian yang digunakan. Kelas yang digunakan dalam penelitian ini adalah X MIPA 3, dan X MIPA 5 dengan total sampel 71 orang. Data yang dikumpulkan dalam penelitian ini adalah data kemampuan pemecahan masalah fisika siswa dengan reliabilitas tes sebesar 0,883. Data kemampuan pemecahan masalah fisika siswa dianalisis dengan analisis deskriptif dan analisis kovarian satu jalur. Pengujian hipotesis dilakukan pada taraf signifikansi 0,05. Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan kemampuan pemecahan masalah fisika siswa antara siswa yang belajar menggunakan model problem based e-learning dan siswa yang belajar menggunakan model direct guided e-learning (F = 252,401; α<0,05). Kemampuan pemecahan masalah fisika siswa pada penerapan MPBEL berada pada kualifikasi sangat tinggi (M=86.43;SD=3.752). Kemampuan pemecahan masalah fisika siswa pada penerapan MDGEL berada pada kualifikasi tinggi (M=72.20;SD=4.059). Hasil uji LSD menunjukkan bahwa kemampuan pemecahan masalah fisika siswa dengan penerapan MPBEL lebih tinggi dibandingkan penerapan MDGEL (LSD=1.65; ∆μ=13.589).

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Kata kunci: model problem based e-learning, model direct guided e-learning, kemampuan pemecahan masalah fisika siswa.
Subjects: L Education > LB Theory and practice of education
L Education > LB Theory and practice of education > LB1603 Secondary Education. High schools
Q Science > Q Science (General)
Q Science > QC Physics
Divisions: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam > Jurusan Fisika dan Pengajaran IPA > Program Studi Pendidikan Fisika (S1)
Depositing User: MADE ANIEK MONIKA PRATIWI
Date Deposited: 29 Jul 2020 09:42
Last Modified: 29 Jul 2020 09:42
URI: http://repo.undiksha.ac.id/id/eprint/3346

Actions (login required)

View Item View Item