Yogantara, I Wayan Gede (2026) Pengaruh Penerapan Model Strength-Based Counseling Terhadap Peningkatan Tingkat Resiliensi Siswa di SMA Negeri 1 Bebandem. Undergraduate thesis, Universitas Pendidikan Ganesha.
|
Text (COVER)
2011011012-COVER.pdf Download (41MB) |
|
|
Text (ABSTRAK)
2011011012-ABSTRAK.pdf Download (41MB) |
|
|
Text (BAB 1 PENDAHULUAN)
2011011012-BAB 1 PENDAHULUAN.pdf Download (41MB) |
|
|
Text (BAB 2 KAJIAN TEORI)
2011011012-BAB 2 KAJIAN TEORI.pdf Restricted to Repository staff only Download (41MB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB 3 METODELOGI PENELITIAN)
2011011012-BAB 3 METODELOGI PENELITIAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (41MB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB 4 HASIL DAN PEMBAHASAN)
2011011012-BAB 4 HASIL DAN PEMBAHASAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (41MB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB 5 PENUTUP)
2011011012-BAB 5 PENUTUP.pdf Restricted to Repository staff only Download (41MB) | Request a copy |
|
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
2011011012-DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (41MB) |
|
|
Text (LAMPIRAN)
2011011012-LAMPIRAN.pdf Download (41MB) |
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menelaah pengaruh penerapan model Strength-Based Counseling terhadap peningkatan resiliensi siswa di SMA Negeri 1 Bebandem. Resiliensi dipahami sebagai kemampuan penting yang membantu peserta didik dalam menghadapi tekanan serta tantangan secara konstruktif, sehingga berkontribusi pada keberhasilan akademik sekaligus perkembangan pribadi mereka. Metode yang digunakan adalah quasi-eksperimen dengan rancangan Pretest-Posttest Control Group Design. Subjek penelitian melibatkan 32 siswa kelas XI yang dipilih secara purposive karena memiliki tingkat resiliensi rendah. Subjek kemudian dibagi menjadi dua kelompok, yaitu kelompok eksperimen yang mendapatkan layanan Strength-Based Counseling sebanyak tujuh kali pertemuan, serta kelompok kontrol yang tidak memperoleh perlakuan. Teknik analisis data mencakup analisis deskriptif, uji normalitas, uji homogenitas, Paired Sample t-Test, dan Independent Sample t-Test. Hasil penelitian memperlihatkan adanya peningkatan rata-rata skor resiliensi pada kelompok eksperimen, dari 111,88 menjadi 141,19 setelah mengikuti intervensi. Dari hasil tersebut, 15 siswa berpindah ke kategori resiliensi sedang, sementara 1 siswa masuk kategori tinggi. Uji Paired Sample t-Test menunjukkan perbedaan yang signifikan antara skor sebelum dan sesudah perlakuan pada kelompok eksperimen (p < 0,05). Selain itu, hasil Independent Sample t-Test juga mengindikasikan adanya perbedaan yang signifikan pada skor posttest antara kelompok eksperimen dan kontrol (p < 0,05). Temuan ini membuktikan bahwa model Strength-Based Counseling efektif dalam meningkatkan resiliensi siswa. Dengan demikian, pendekatan ini dapat dijadikan salah satu strategi alternatif dalam layanan bimbingan konseling sekolah untuk membantu peserta didik memperkuat ketahanan diri dalam menghadapi tantangan baik di lingkungan pendidikan maupun kehidupan sehari-hari.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Bimbingan dan Konseling, resiliensi, Strength-Based Counseling. |
| Subjects: | L Education > L Education (General) |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Pendidikan > Jurusan Ilmu Pendidikan, Psikologi dan Bimbingan > Program Studi Bimbingan Konseling (S1) |
| Depositing User: | I Wayan Gede Yogantara |
| Date Deposited: | 04 Feb 2026 07:46 |
| Last Modified: | 04 Feb 2026 07:46 |
| URI: | http://repo.undiksha.ac.id/id/eprint/27441 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
