Ananda, Ngurah Gede Prema Satya (2026) ANALISIS KESADARAN KEAMANAN INFORMASI PENGGUNAAN LAYANAN M-BANKING MENGGUNAKAN METODE HUMAN ASPECTS OF INFORMATION SECURITY QUESTIONNAIRE (HAIS-Q) STUDI KASUS: PEGAWAI DINAS PERDAGANGAN, PERINDUSTRIAN, DAN KOPERASI USAHA KECIL DAN MENENGAH KABUPATEN BULELENG. Undergraduate thesis, Universitas Pendidikan Ganesha.
|
Text (COVER)
2015091047-COVER.pdf Download (598kB) |
|
|
Text (ABSTRAK)
2015091047-ABSTRAK.pdf Download (12MB) |
|
|
Text (BAB 1 PENDAHULUAN)
2015091047_BAB 1 PENDAHULUAN.pdf Download (284kB) |
|
|
Text (BAB 2 KAJIAN TEORI)
2015091047_BAB 2 KAJIAN TEORI.pdf Restricted to Repository staff only Download (462kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB 3 METODELOGI PENELITIAN)
2015091047_BAB 3 METODELOGI PENELITIAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (688kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB 4 HASIL DAN PEMBAHASAN)
2015091047_BAB 4 HASIL DAN PEMBAHASAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (701kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB 5 PENUTUP)
2015091047_BAB 5 PENUTUP.pdf Restricted to Repository staff only Download (265kB) | Request a copy |
|
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
2015091047_DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (236kB) |
|
|
Text (LAMPIRAN)
2015091047_LAMPIRAN.pdf Download (8MB) |
Abstract
Penelitian ini mengkaji masalah kesenjangan antara pemahaman dan praktik keamanan informasi pada pegawai Dinas Perdagangan, Perindustrian, dan Koperasi Usaha Kecil dan Menengah Kabupaten Buleleng dalam menggunakan layanan M-Banking yang rentan terhadap phishing. Tujuannya adalah untuk mengukur tingkat kesadaran keamanan informasi secara keseluruhan dan mengidentifikasi area terlemah sebagai dasar rekomendasi mitigasi yang lebih terfokus. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 119 pegawai. Instrumen penelitian dikembangkan berdasarkan kerangka Human Aspects of Information Security Questionnaire (HAIS-Q) untuk mengukur dimensi Pengetahuan, Sikap, dan Perilaku. Data yang terkumpul dianalisis menggunakan metode Multiple Weighted Score Analysis (MWSA) untuk menentukan skor dan peringkat kerentanan. Tingkat kesadaran keamanan informasi pegawai secara umum berada pada kategori “Baik” dengan skor 3,69. Meskipun demikian, temuan ini mengungkap adanya knowledge-attitude-behavior gap yang signifikan, dimana skor Pengetahuan dan Sikap yang tergolong ”Baik” tidak diimbangi dengan skor dimensi Perilaku yang terkategori “Sedang”. Analisis perbandingan berdasarkan karakteristik responden menunjukkan bahwa pegawai pada kelompok usia produktif muda dan pengguna bank nasional cenderung memiliki skor kesadaran dan perilaku yang sedikit lebih tinggi dibandingkan kelompok usia produktif akhir dan pengguna bank daerah (BPD Bali). Untuk menjembatani kesenjangan ini, rekomendasi difokuskan pada pembuatan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang dirancang sebagai alat untuk membentuk kebiasaan yang aman. Implementasi SOP ini didukung oleh kegiatan sosialisasi yang berorientasi pada perubahan perilaku, dan bukan sekadar penyampaian informasi. Dimana Sosialisasi ini perlu disertai pelatihan dan simulasi langsung, khususnya simulasi serangan phishing.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Keamanan Informasi, Kesadaran Keamanan, HAIS-Q, MWSA, M-Banking, Knowledge-Attitude-Behavior Gap. |
| Subjects: | Q Science > Q Science (General) T Technology > T Technology (General) |
| Divisions: | Fakultas Teknik dan Kejuruan > Jurusan Teknik Informatika > Program Studi Sistem Informasi (S1) |
| Depositing User: | Ngurah Gede Prema Satya Ananda |
| Date Deposited: | 27 Jan 2026 11:51 |
| Last Modified: | 27 Jan 2026 11:51 |
| URI: | http://repo.undiksha.ac.id/id/eprint/27811 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
