Dananjaya, Aditya Mahesa (2026) Hubungan Perilaku Penggunaan Tabir Surya dengan Derajat Keparahan Melasma di Klinik Euderma Singaraja. Undergraduate thesis, Universitas Pendidikan Ganesha.
|
Text (COVER)
2218011030-COVER.pdf Download (442kB) |
|
|
Text (ABSTRAK)
2218011030-ABSTRAK.pdf Download (193kB) |
|
|
Text (BAB 1 PENDAHULUAN)
2218011030-BAB 1 PENDAHULUAN.pdf Download (203kB) |
|
|
Text (BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA)
2218011030-BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA.pdf Restricted to Repository staff only Download (351kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB 3 METODE PENELITIAN)
2218011030-BAB 3 METODE PENELITIAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (226kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB 4 HASIL PENELITIAN)
2218011030-BAB 4 HASIL PENELITIAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (312kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB 5 PEMBAHASAN)
2218011030-BAB 5 PEMBAHASAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (203kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB 6 KESIMPULAN DAN SARAN)
2218011030-BAB 6 KESIMPULAN DAN SARAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (193kB) | Request a copy |
|
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
2218011030-DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (214kB) |
|
|
Text (LAMPIRAN)
2218011030-LAMPIRAN.pdf Download (2MB) |
Abstract
Melasma merupakan kelainan hiperpigmentasi kronis yang sering terjadi pada wanita usia dewasa dan dipengaruhi oleh berbagai faktor, terutama paparan sinar ultraviolet. Penggunaan tabir surya merupakan salah satu upaya utama dalam pencegahan dan pengendalian melasma, namun efektivitasnya sangat dipengaruhi oleh perilaku penggunaan yang tepat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara perilaku penggunaan tabir surya dengan derajat keparahan melasma pada pasien melasma di Klinik Euderma Singaraja. Penelitian ini menggunakan desain analitik observasional dengan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 64 pasien melasma yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi, diambil dengan teknik purposive sampling. Data perilaku penggunaan tabir surya diperoleh melalui kuesioner terstruktur, sedangkan derajat keparahan melasma dinilai menggunakan skor Melasma Area and Severity Index (MASI). Analisis data dilakukan secara deskriptif dan bivariat menggunakan uji korelasi Spearman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh responden merupakan wanita dengan mayoritas berada pada usia dewasa. 75% (48 orang) responden memiliki perilaku penggunaan tabir surya kategori baik. Derajat keparahan melasma pada responden sebagian berada pada kategori ringan (62,5%), diikuti oleh kategori sedang (37,5%), dan tidak ditemukan melasma derajat berat. Hasil uji korelasi Spearman menunjukkan adanya hubungan yang bermakna antara perilaku penggunaan tabir surya dengan derajat keparahan melasma (p<0,001, r = -0,452) dengan arah hubungan negatif dan kekuatan korelasi sedang, yang menunjukkan bahwa semakin baik perilaku penggunaan tabir surya, semakin ringan derajat keparahan melasma. Disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang bermakna antara perilaku penggunaan tabir surya dengan derajat keparahan melasma. Edukasi mengenai penggunaan tabir surya yang benar dan konsisten perlu ditingkatkan sebagai bagian penting dalam pencegahan dan tata laksana melasma.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Melasma, tabir surya, perilaku penggunaan, skor MASI |
| Subjects: | R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA0421 Public health. Hygiene. Preventive Medicine R Medicine > RL Dermatology |
| Divisions: | Fakultas Kedokteran > Program Studi Kedokteran (S1) |
| Depositing User: | Aditya Mahesa Dananjaya |
| Date Deposited: | 29 Jan 2026 00:37 |
| Last Modified: | 29 Jan 2026 00:37 |
| URI: | http://repo.undiksha.ac.id/id/eprint/27839 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
