Yuda, I Ketut Windra (2026) ANALISIS TINDAK TUTUR DIREKTIF BAHASA JEPANG DALAM ANIME SKIP AND LOAFER. Undergraduate thesis, Universitas Pendidikan Ganesha.
|
Text (COVER)
2212061023-COVER.pdf Download (32MB) |
|
|
Text (ABSTRAK)
2212061023-ABSTRAK.pdf Download (10MB) |
|
|
Text (BAB 1 PENDAHULUAN)
2212061023-BAB 1 PENDAHULUAN.pdf Download (10MB) |
|
|
Text (BAB 2 KAJIAN TEORI)
2212061023-BAB 2 KAJIAN TEORI.pdf Restricted to Repository staff only Download (10MB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB 3 METODELOGI PENELITIAN)
2212061023-BAB 3 METODELOGI PENELITIAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (10MB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB 4 HASIL DAN PEMBAHASAN)
2212061023-BAB 4 HASIL DAN PEMBAHASAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (10MB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB 5 PENUTUP)
2212061023-BAB 5 PENUTUP.pdf Restricted to Repository staff only Download (10MB) | Request a copy |
|
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
2212061023-DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (10MB) |
|
|
Text (LAMPIRAN)
2212061023-LAMPIRAN.pdf Download (10MB) |
Abstract
ABSTRAK Tujuan penelitian ini yaitu menganalisis makna tindak tutur direktif, bentuk ungkapan tindak tutur direktif yang digunakan, serta faktor konteks sosial yang memengaruhi pemilihan bentuk ungkapan tindak tutur direktif yang digunakan dalam anime Skip and Loafer. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu metode simak yang dilanjutkan dengan teknik catat. Dalam menganalisis data menggunakan teori makna tindak tutur direktif menurut Namatame (1996), teori bentuk ungkapan tindak tutur menurut Yule (1996), serta teori komponen tutur yang dikemukakan oleh Hymes (1974). Hasil penelitian menunjukkan bahwa ditemukan 44 data tindak tutur direktif dalam anime Skip and Loafer. Dari data tersebut ditemukan enam makna tindak tutur direktif, yaitu perintah, permintaan, larangan, izin, anjuran, dan mengajak. Berdasarkan bentuk ungkapan tindak tutur yang digunakan, ditemukan 37 data tindak tutur langsung dan tujuh data tindak tutur tidak langsung. Faktor konteks sosial yang paling memengaruhi pemilihan bentuk ungkapan tindak tutur direktif yang digunakan yaitu participants (peran penutur, perbedaan kedudukan, serta hubungan antara penutur dan mitra tutur) dan ends (niat atau tujuan penutur). Hubungan para tokoh yang sudah semakin akrab biasanya memilih menggunakan bentuk ungkapan tindak tutur langsung, namun bentuk ungkapan tindak tutur langsung juga terlihat dipilih dalam hubungan yang belum akrab ketika penutur ingin agar tuturannya segera dipahami oleh mitra tutur. Kata kunci: tindak tutur direktif, konteks sosial, Skip and Loafer
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | tindak tutur direktif, konteks sosial, Skip and Loafer, |
| Subjects: | P Language and Literature > P Philology. Linguistics P Language and Literature > PL Languages and literatures of Eastern Asia, Africa, Oceania P Language and Literature > PN Literature (General) |
| Divisions: | Fakultas Bahasa dan Seni > Jurusan Bahasa Asing > Program Studi Pendidikan Bahasa Jepang (S1) |
| Depositing User: | I KETUT WINDRA YUDA |
| Date Deposited: | 19 Jul 2026 11:49 |
| Last Modified: | 19 Jul 2026 11:49 |
| URI: | http://repo.undiksha.ac.id/id/eprint/31058 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
